Wajibkan Pasangan Cerai Tanam 100 Pohon, Kang Emil Bercanda Apa Serius?

Erna Mardiana, Mukhlis Dinillah - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 21:53 WIB
(Foto: tangkapan layar @ridwankamil) Ridwan Kamil mewajibkan pasangan menikah dan cerai untuk menanam pohon.
(Foto: tangkapan layar @ridwankamil) Ridwan Kamil mewajibkan pasangan menikah dan cerai untuk menanam pohon.
Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil melakukan berbagai cara memasifkan gerakan tanam pohon untuk mendukung pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Salah satunya mengusulkan pasangan yang bercerai menyumbang 100 pohon untuk lahan kritis. Serius?

"Konteksnya bukan begitu. Begini, saat ini lahan kritis di DAS Citarum mengkhawatirkan. Targetnya kita menanam 25-30 juta pohon dalam 2 - 3 tahun ke depan," ujar Ridwan Kamil (RK) saat dihubungi melalui telepon, Selasa (12/9/2019) malam.

Karena itu, kata dia, dibutuhkan keterlibatan masyarakat dalam gerakan memanam kembali lahan kritis ini. "Ada yang mengusulkan orang menikah tanam 10 pohon, nah yang cerai harus lebih banyak lagi. Lalu lulus SD tanam 10 pohon, lulus SMP-SMA tanam 10 pohon, yang IMB bangun pohon lagi karena asumsinya mereka menggunakan lahan hijau sebelumnya," jelas Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.


RK menegaskan hal tersebut bukan sebuah kebijakan ke depan melainkan masih berupa usulan. "Intinya bukan sebuah kebijakan. Ini dalam rangka mengajak partisipasi masyarakat. Kalau dianggap ini (wacana yang cerai tanam 100 pohon) jadi hal mempersulit orang cerai, ya bagus. Jadi bagaimana kita mempersulit hal tidak baik dengan cara yang baik," tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan mengatakan DAS Citarum memiliki luas 600 ribu hektar mulai dari Cisanti hingga Muara Gembong. 199 ribu hektar di antaranya kondisinya kritis yang terbagi dalam beberapa hulu DAS. Menurutnya dibutuhkan 24 juta bibit pohon untuk mengembalikan lahan kritis tersebut.

Sebelumnya wacana mewajibkan pasangan menikah dan cerai diposting oleh di akun Instagram @ridwankamil. Dalam postingannya RK berencana mewajibkan hal tersebut untuk kepentingan gerakan menanam pohon dengan target 25-30 juta batang.

"MULAI TAHUN DEPAN, di Jawa Barat ada rencana jika Mau menikah: wajib Menanam 10 pohon. Mau bercerai: Menanam 100 pohon. Yang sedang berulang tahun: 5 pohon. Kelulusan atau wisuda SD/SMP/SMA : menanam 10 pohon. Mendapat IMB: menanam 1000 pohon. Itulah rencana kolaborasi dan kebersamaan semua pemangku kepentingan dari Gerakan Menanam Pohon di lahan2 kritis Jawa Barat yang sedikitnya terhitung membutuhkan 25-30 juta pohon baru," tulis @ridwankamil.


Di akhir postingan, RK juga mengingatkan masyarakat untuk tidak saling menyalahkan mengenai kerusakan lingkungan. Ia meminta partisipasi masyarakat untuk peduli dengan lingkungan.

"Jangan suka saling menyalahkan, karena kerusakan lingkungan juga akibat ulah dari banyak pihak. "Ngebetnya ke Cinta Laura. Menikahnya malah ke Manohara. Agar masa depan lingkungan Jabar jadi Juara. Ayo ngebut tanam pohon dan pelihara"," tulis akhir postingan itu.
Halaman

(tro/tro)