168 Gubuk Petani di Lokasi Alih Fungsi Hutan Bandung Ditertibkan

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 15:16 WIB
Petugas tertibkan ratusan gubuk petani yang melakukan alih fungsi dari hutan menjadi perkebunan di Kabupaten Bandung. (Foto: Istimewa)
Bandung - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Gakkum menertibkan ratusan ribu hektar lahan di Cagar Alam Gunung Papandayan dan Cagar Alam Gunung Tilu yang beralih fungsi menjadi perkebunan.

Seperti diketahui, dari sekitar 7.000 hektare lahan yang ada di Gunung Papandayan sekitar 300 hektare beralih fungsi, sedangkan di Gunung Tilu dari luas lahan sekitar 7.479 sekitar 250 hektare beralih fungsi. Lahan yang beralih fungsi itu dilakukan pemasangan garis polisi dan nantinya akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.


Selain menertibkan lahan yang beralih fungsi, petugas menertibkan gubuk liar yang digunakan para petani yang menggarap lahan di kawasan hutan.

"Ada 165 gubuk di Gunung Papandayan dan 3 gubuk di Gunung Tilu, semuanya kami tertibkan," kata Kasubdit PPH Wilayah Jawa Bali Taqiuddin di Bumi Perkemahan Rancaupas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (24/11/2019).

168 Gubuk Petani di Lokasi Alih Fungsi Hutan Bandung DitertibkanFoto: Istimewa
Setelah menertibkan kawasan hutan, pihaknya menggelar kegiatan serupa di Cagar Alam Kamojang dan Cagar Alam Gunung Simpang yang dilaksanakan mulai Senin (25/11/2019) hingga Kamis (29/11/2019) mendatang.

"Kita lakukan kegiatan di empat lokasi, pertama di Cagar Alam Papandayan dan Gunung Tilu, selanjutnya di Cagar Alam Kamojang dan Cagar Alam Gunung Simpang yang digelar Senin-Kamis mendatang," katanya.

"Hasil penegakkan yang jelas ada degradasi lahan, ada kegiatan terutama di kawasan hutan yang tidak sesuai peruntukannya. Ada aktivitas untuk kegiatan perkebunan dan tanam sayur. Sungai juga ada degradasi, ada pendangkalan, ini upaya yang kita lakukan bersinergi dengan semua pihak untuk menangani kerusakan yang terjadi," tutur Taqiuddin. (tro/tro)