Cegah Penyalahgunaan, Sabu-Ekstasi Diblender Kejari Cirebon

Cegah Penyalahgunaan, Sabu-Ekstasi Diblender Kejari Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 15:03 WIB
Pemusnahan barang bukti narkoba di Kejari Kota Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Pemusnahan barang bukti narkoba di Kejari Kota Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Kejari Kota Cirebon memusnahkan barang bukti berupa seratusan gram narkoba dan ribuan obat-obatan sediaan farmasi. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kejahatan sepanjang Januari hingga Oktober 2019.

Proses pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung di halaman kantor Kejari Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (21/11/2019). "Kita musnahkan 149 gram sabu-sabu, 5,8 gram ganja, dan 59 butir ekstasi, ribuan butir obat-obatan dan barang bukti lainnya," kata Kepala Kejari Kota Cirebon Syarifuddin.


Pemusnahan barang bukti itu dilakukan dengan dua cara, yakni pembakaran dan peleburan menggunakan blender. Ia menegaskan barang bukti yang dimusnahkan merupakan sampel dari hasil kejahatan sejak awal tahun 2019.

"Beberapa barang bukti lainnya sudah kita musnahkan. Ini sampel saja. Kita musnahkan karena khawatir disalahgunakan, ini (narkoba) membahayakan masyarakat," kata Syarif.

Ia menyebutkan untuk obat-obatan sediaan farmasi yang dimusnahkan di antaranya, trihex 6.919 butir, tramadol 4.035, dekstro 4.759 dan DMP 490 butir. Syarif tak menampik kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan mendominasi di Kota Cirebon.

"Untuk Kota Cirebon ya terbilang rawan. Jumlah penduduknya sekitar 300 ribuan. Kemudian, dari seluruh kasus yang kita tangani, setengahnya itu perkara narkoba," kata Syarif.


Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bentuk perlawanan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Ini bahaya laten. Bahayanya sampai ke anak cucu. Karena ini kejahatan luar biasa, semangat untuk memeranginya pun harus berlipat ganda," ucap Azis.

Politisi Demokrat itu menjelaskan saat ini pihaknya tengah berupaya memerangi narkoba dengan dua cara, pencegahan dan pengungkapan kasus melalui penegakan hukum. "Pencegahan itu melalui edukasi ke masyarakat yang belum terlibat. Kemudian, pengungkapan secara ekstrem oleh penegak hukum. Karena bahayanya ekstrem, penanganannya juga harus ekstrem," tutur Azis.




Simak juga video Polda Metro Musnahkan 589 Gram Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi!:

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)