Hanya Berkaus dan Celana Dalam, Pria di Sukabumi Ditemukan Tewas dalam Mobil

Hanya Berkaus dan Celana Dalam, Pria di Sukabumi Ditemukan Tewas dalam Mobil

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 13:53 WIB
Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Sukabumi - Eman Ahmadi (62), warga Kampung Taman Lestari, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ditemukan tewas di area perkebunan sawit di Kampung Babakan Sirna RT 03 RW 13, Desa Warna Jati, Kecamatan Cibadak, pagi tadi.

Jasad korban berada di dalam mobilnya Suzuki Katana bernomor polisi F-1135-QL, yang terparkir di semak-semak perkebunan pagi tadi. Korban ditemukan oleh Leman Sualeman (67), pekerja perkebunan sawit.

Saat ditemukan, posisi jasad berada di kursi sopir hanya mengenakan kaus dan celana dalam, sementara celananya tergeletak di kursi samping sopir.

"Awalnya saya lihat mobil terparkir di semak-semak. Saat mobil diperiksa, ternyata ada orangnya. Dia hanya pakai celana dalam dan kaus putih. Saya sempat ketuk-ketuk, tapi nggak ada respons," kata Leman kepada wartawan di lokasi, Kamis (21/11/2019).

Dengan kondisi panik, Leman kemudian melaporkan temuannya itu ke warga sekitar. Setelah memastikan korban dalam keadaan tidak bernyawa, warga kemudian melapor ke Polsek Cibadak, yang langsung membawa korban ke RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Menurut keterangan warga di lokasi, ada dua luka terbuka pada bagian jempol di kedua kaki korban.

Awalnya identitas korban tidak diketahui. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian, korban akhirnya dikenali. Korban diketahui pamit dari rumah pada Rabu (20/11/2019) kepada istrinya untuk ikut rapat di Kecamatan Sukaraja.

"Selesai salat Magrib pamit mau rapat di Sukaraja. Beberapa jam kemudian saya telepon dan panggilan video, tapi tidak dijawab," kata Ani Sumarni, istri korban.

Pagi tadi atau sekitar pukul 07.30 WIB, saat mengajar di sekolah, ia mendapatkan kabar dari salah seorang orang tua murid bahwa suaminya ditemukan di area perkebunan sawit dengan mobil pribadinya.

"Saat itu juga saya langsung memastikan, ternyata benar itu suami saya. Kalau harus diautopsi ya saya sih gimana aja, karena Bapak memang nggak pernah ngeluh sakit apa-apa," ujar Ani.

Kapolsek Cibadak Kompol Hadi Santoso membenarkan pihaknya akan melakukan autopsi terhadap jasad korban untuk memastikan sebab kematiannya.

"Korban akan kami autopsi dan langkah-langkah kami sementara ini mengumpulkan data dan periksa para saksi mata," ujar dia. (sya/ern)