Ridwan Kamil Bangun Kolam Renang, Aher: Enggak Ada yang Baru di Zaman Saya

Ridwan Kamil Bangun Kolam Renang, Aher: Enggak Ada yang Baru di Zaman Saya

Mukhlis Dinillah - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 17:05 WIB
Foto: Zakia Liland/detikcom
Foto: Zakia Liland/detikcom
Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut pembangunan kolam renang sebagai fasilitas baru di Gedung Pakuan hal yang lumrah, biasa dilakukan oleh para pendahulunya. Salah satunya oleh Ahmad Heryawan (Aher) yang disebutnya banyak membangun di Gedung Pakuan. Apa kata Aher?

Dihubungi melalui telepon, Senin (18/11/2019), mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan selama dua periode pemerintahannya tak ada pembangunan fasilitas baru. Ia hanya melakukan sejumlah perbaikan terhadap fasilitas yang sudah ada.

"Jadi enggak ada yang baru di zaman saya, hanya penataan saja," kata Aher.

Ia menuturkan penataan yang dilakukan yaitu pelebaran teras masjid untuk kebutuhan salat berjamaah. Sebab, terkadang jamaah salat Jumat di Gedung Pakuan tidak kebagian tempat.

"Jadi masjid sudah ada zaman pak Nuriana (gubernur Jabar sebelumnya). Karena saya datang sudah dilaksanakan salat Jumat di sana, terus penuh terus jadi saya perlebar terasnya," ungkap dia.

Penataan selanjutnya yaitu membuat kanopi di lapangan tenis. Alasannya, kata dia, lapangan tenis tersebut tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk olahraga melainkan tempat pertemuan ketika tamu yang datang banyak.

"Karena kalau tamu banyak bisa dalam gedung, jadi bisa menampung tamu di sana. Biasanya lapangan tenis pakai tenda, tapi kan sewa terus dulu, periode kedua kita pasang kanopi," jelasnya.

Menurutnya penataan terakhir yaitu taman kandang burung. Ia memberbaiki taman yang sudah ada sejak pemerintahan gubernur sebelumnya.

"Kandang burung, ada taman dikurung. Kebetulan kandang burung dibongkar sangat sangat tua karatan, bahaya, tamannya lalu diperbaiki. Perbaikan biasa aja," jelas dia.

Ia memastikan anggaran perbaikan yang dialokasikan saat itu tidak besar.

"Perbaikan teras masjid ratusan juta, kanopi juga ratusan juga enggak sampai Rp 1 miliar. Kalau taman paling puluhan juta, soalnya bukan ahli taman jadi sederhana saja," ujar Aher.

Penjelasan Aher sama dengan Kasubbag Rumah Tangga Pimpinan Bayu Umbara. Ia mengatakan sejak 20 tahun terakhir tidak ada pembangunan fasilitas baru di Gedung Pakuan. Selama itu hanya ada pemeliharaan dan penataan kawasan fasilitas yang sudah ada.

Sebelumnya Ridwan Kamil berdalih alasan ia membangun kolam renang karena hal itu rutin dilakukan oleh para gubernur sebelumnya.

"Gedung Pakuan ini luasnya 2,3 hektare. Saking luasnya, gubernur yang dulu membangun fasilitas masjid. Dipakai salat Jumat sama warga saking besarnya. Gubernur berikutnya, membangun gedung olahraga bentuknya gedung, bukan lapangan. Saking besarnya di zona olahraga, ada lapang tenis, basket, fasilitas fitnes. Pak Aher (mantan gubernur Jabar) membuat macam-macam," tutur RK.




Tonton juga video Revitalisasi Rumah Dinas Ridwan Kamil Rp 4 M, Ada Kolam Renangnya:

[Gambas:Video 20detik]



(mud/ern)