Jadi Tersangka, Anak Bupati Majalengka Tidak Ditahan

Jadi Tersangka, Anak Bupati Majalengka Tidak Ditahan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 15:16 WIB
Irfan Nur Alam. (Foto: Tangkapan layar setda.majalengkakab.go.id)
Irfan Nur Alam. (Foto: Tangkapan layar setda.majalengkakab.go.id)
Bandung - Polisi belum menahan Irfan Nur Alam meski statusnya sudah tersangka. Polisi masih akan memanggil anak Bupati Majalengka Karna Sobahi itu untuk diperiksa sebagai tersangka.

"Baru penetapan tersangka," ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (14/11/2019).


Truno mengatakan penyidik Satreskrim Polres Majalengka masih akan memeriksa Irfan. Rencananya, PNS Kabupaten Majalengka itu akan dipanggil sebagai tersangka besok.

"IN (Irfan Nur Alam) sudah ditetapkan tersangka Rabu setelah gelar perkara. Lalu dilayangkan surat pemanggilan sebagai tersangka. Sudah dilakukan (pemanggilan) untuk hari Jumat (besok) menghadap ke penyidik," katanya.


Saat disinggung soal penahanan dilakukan setelah proses pemeriksaan besok, Truno mengatakan, hal itu bergantung pada hasil proses pemeriksaan.

"Nanti kami lihat Jumat ditahan atau nggak, lihat penyidik bagaimana," tuturnya.


Insiden penembakan itu terjadi di Ruko Hana Sakura, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (10/11) malam. Korban Panji Pamungkasandi awalnya menagih utang proyek kepada Irfan Nur Alam sebesar Rp 500 juta.

Setelah proses penagihan, Irfan menembakkan pistol hingga membuat korban tertembak dan terluka pada bagian telapak tangannya. Usai kejadian, Panji langsung ke rumah sakit dan ke Polres Majalengka untuk membuat laporan.


Simak Video "Pengakuan Korban Penembakan Anak Bupati Majalengka"

[Gambas:Video 20detik]

(dir/tro)