Ibu di Tasikmalaya Bunuh Bayi Baru Lahir: Takut Ketahuan Selingkuh

Ibu di Tasikmalaya Bunuh Bayi Baru Lahir: Takut Ketahuan Selingkuh

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 14:51 WIB
Polres Tasikmalaya menangkap ibu yang membunuh anak kandungnya. (Deden Rahadian/detikcom)
Polres Tasikmalaya menangkap ibu yang membunuh anak kandungnya. (Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Satreskrim Polres Tasikmalaya menangkap pelaku pembunuhan terhadap bayi perempuan yang terjadi di Kampung Cikadu, Desa Cikancra, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin, 11 November malam kemarin.

Pelaku tak lain ibu kandungnya sendiri, Emah, yang juga warga sekitar lokasi kejadian. Ia nekat menghabisi darah dagingnya sendiri karena takut ketahuan jika anak tersebut adalah buah perselingkuhan dengan seorang pria beristri yang masih satu desa.

"Takut ketahuan selingkuh. Saya delapan bulan hubungan sama laki-laki yang masih satu desa," ucap Emah di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (12/11/2019).


Perempuan berusia 40 tahun ini membunuh bayi yang baru lahir tersebut dengan cara dibekap. Setelah tewas, bayi dikubur di kebun singkong tak jauh dari rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo Tarigan mengatakan bayi tersebut dikubur di kebun yang berjarak sekitar 2,5 meter dari rumah pelaku. Bayi dikubur di kedalaman sekitar 40 cm.


Menurut Siswo, pria selingkuhan pelaku sebenarnya mau bertanggung jawab menikahinya. Namun, belum juga keduanya menikah, bayi sudah keburu lahir.

"Pelaku ini sebenarnya mau menikah, tapi bayi keburu lahir dan tewas. Untuk pria yang menjalin hubungan gelap tidak tersangkut hukum. Ini murni pelaku yang membunuh dan mengubur bayi, inisiatif sendiri," katanya.


Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa kasur yang digunakan saat melahirkan, kaus untuk membekap bayi, dan cangkul.

"Pelaku kami jerat Pasal 341 KUHP atau Pasal 86 juncto UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara," ujar Siswo. (tro/tro)