detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 21:12 WIB

Area Kebakaran Pipa Pertamina Digaris Polisi, Warga Dilarang Mendekat

Yudha Maulana - detikNews
Area Kebakaran Pipa Pertamina Digaris Polisi, Warga Dilarang Mendekat Garis polisi dipasang di area kebakaran pipa Pertamina yang berlokasi di Kota Cimahi. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi - Garis polisi terpasang di sekitar ledakan pipa minyak Pertamina di Kampung Mancong RT 02/01, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Selasa (22/10/2019).

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Surayanagara mengatakan saat ini pihaknya masih mengamankan area bekas kebakaran dan meminta warga tak mendekati lokasi kejadian. "Karena masih ada bocoran dari pipa itu, meskipun dari Pertamina di KM 120 dan 138 sudah ditutup alirannya agar tidak kemana-mana," ujar Rusdy saat ditemui usai pemadaman.


Kendati demikian, Rusdy mengatakan, warga yang tinggal di sekitar lokasi sudah bisa beraktivitas kembali dengan normal.

"Ini sudah aman, dikhawatirkan ada kebocoran, masyarakat diimbau tidak mendekat, kami imbau agar warga tak melakukan pembuatan yang memicu api," katanya.

Sebelumnya, warga mendengar dua kali suara ledakan disusul timbul kobaran api pada pukul 13.30 WIB. Percikan api diduga berasal dari alat berat proyek trase Kereta Cepat Jakarta - Bandung yang menghantam pipa minyak Pertamina.

Terkait penyebab pasti kejadian ini, polisi masih melakukan penyelidikan. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi belum memastikan apakah ada atau tidaknya faktor kelalaian dalam insiden yang menewaskan satu orang itu.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti dari kejadian ini," ujar Rudy.

Satu Petugas Pemadam Tumbang

Petugas pemadam kebakaran gabungan berhasil menjinakkan api yang muncul dari pipa Pertamina yang bocor di Kampung Mancong RT 02/RW 01, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Pipa tersebut diduga bocor karena terhantam paku bumi dari alat berat proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. Kobaran api muncul menyusul suara ledakan dari area proyek trase tersebut pada pukul 13.30 WIB.


Api berhasil dijinakkan dengan menggunakan cairan kimia AFFF. Proses pemadaman berlangsung dengan dramatis, pasalnya seorang pemadam dari Kabupaten Bandung harus ditandu ke ambulans.

Area Kebakaran Pipa Pertamina Digaris Polisi, Warga Dilarang MendekatSeorang personel pemadam kebakaran yang mengalami dehidrasi ditandu petugas PMI. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Petugas yang diketahui bernama Tatang itu, diduga kelelahan ketika menyemprotkan cairan kimia ke arah kobaran api. "Diduga mengalami dehidrasi," ujar Irman, anggota Damkar Cimahi.

Pada pukul 18.00 WIB, petugas gabungan berupaya menutup penyebaran minyak dari pipa dengan menimbun saluran air dengan menggunakan pasir.

Setelah pemadaman, sejumlah aparat gabungan memasukkan pasir ke saluran air yang berada di sekitar lokasi kebocoran pipa. Sedikitnya 25 mobil Damkar dari Cimahi, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat diturunkan untuk menjinakkan api selama kurang lebih empat jam.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com