detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 18:04 WIB

Golkar Nonaktifkan Bupati Indramayu Supendi yang Ditahan KPK

Sudirman Wamad - detikNews
Golkar Nonaktifkan Bupati Indramayu Supendi yang Ditahan KPK Bupati nonaktif Indramayu Supendi (Ari Saputra/detikcom)
Indramayu - Bupati nonaktif Indramayu Supendi, yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Indramayu, tersandung kasus korupsi. KPK menahan dan menetapkan Supendi sebagai tersangka.

Golkar menegaskan sudah menonaktifkan Supendi dari kepengurusan partai. "Sementara statusnya dinonaktifkan terlebih dahulu," kata Dewan Pakar Golkar Agung Laksono setelah menghadiri acara di Kampus Putih Yabujah, Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019).


Agung mengatakan dalam waktu dekat DPP akan menunjuk pelaksana tugas (plt) untuk mengisi kursi Ketua Golkar Indramayu yang ditinggalkan Supendi. Kursi Ketua Golkar Indramayu bakal diisi oleh pengurus Golkar Jabar.

"Ya nanti akan ada Plt. Nanti akan ditunjuk dari pengurus satu tingkat di atasnya, dari DPD Golkar Jabar," ucap Agung.

Sebelumnya, Golkar Indramayu mengaku belum menerima surat pemberhentian Supendi dari pengurus pusat. "Statusnya masih ketua. Karena saya belum menerima surat terkait adanya plt. Kalau secara mekanisme kan harus ada plt, tapi kami belum menerima," kata Sekretaris Golkar Kabupaten Indramayu Syaefudin kepada detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (23/10/2019).


Ia menjelaskan secara mekanisme surat pemberhentian dan penunjukan plt dilakukan oleh DPP. Menurutnya, Golkar Indramayu hanya menerima instruksi dari pusat.

Syaefudin juga mengaku prihatin atas penangkapan Supendi oleh KPK. Pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.


Simak juga video "Bupati Indramayu Jadi Tersangka, Diduga Terima Rp 200 Juta" :

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com