detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 15:36 WIB

Soal Crosshijaber, MUI Jabar: Kalau Ada Tangkap Saja!

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Soal Crosshijaber, MUI Jabar: Kalau Ada Tangkap Saja! Crosshijaber. (Foto: dok. Twitter)
Bandung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat angkat bicara soal fenomena crosshijaber yang tengah jadi sorotan. MUI mengajak semua pihak waspada terhadap fenomena ini.

"Jadi itu fenomena baru ya. Sebetulnya dari sisi normatif kalau laki-laki berpakaian wanita atau sebaliknya kan terlarang dalam agama, haram hukumnya. Tapi yang harus dicermati, ini kan fenomena baru. Kami dari MUI mengimbau kepada para DKM agar hati-hati," ucap Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi, Jumat (18/10/2019).


Fenomena crosshijaber membuat heboh media sosial setelah terungkapnya komunitas pria yang suka berdandan sebagai hijaber. Mengenakan gamis dan kerudung, mereka bahkan berani menampakkan diri di muka publik bahkan masjid. Sebagian pun mengenakan cadar atau niqab untuk menutupi identitas asli mereka. Padahal kebanyakan para pria itu mengaku heteroseksual atau penyuka lawan jenis.

Rafani memandang fenomena ini sebagai suatu fenomena yang cukup berbahaya. Menurut dia, motif dari pelaku crosshijaber bisa beragam bahkan mengarah ke tindak kriminal.

"Mungkin saja kriminal, kejahatan atau seks, atau malah ada motif politis sengaja membuat citra terhadap satu kegiatan keagamaan," ucapnya.


Menurut Rafani, bila ditemukan hal seperti itu dia mendukung untuk dilakukan penangkapan.

"Kalau ada orangnnya yang bisa ditangkap, tangkap saja. Terus nanti dibuktikan gitu biar kita tahu motifnya apa. Nah itu harus diungkap, pemerintah harus bisa mengawasi juga," katanya.




Fenomena Crosshijaber Bikin Resah, Pengurus Masjid Waspada:

[Gambas:Video 20detik]




(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com