detikNews
Rabu 16 Oktober 2019, 10:59 WIB

Bupati Ditahan KPK, Pemkab Indramayu Konsultasi ke Pemprov Jabar

Sudirman Wamad - detikNews
Bupati Ditahan KPK, Pemkab Indramayu Konsultasi ke Pemprov Jabar Bupati Indramayu Supendi (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Indramayu - KPK menahan dan menetapkan Bupati Indramayu Supendi sebagai tersangka kasus suap proyek Dinas PUPR. Pemkab Indramayu langsung mengambil langkah agar roda pemerintahan tetap berjalan.

Wakil Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengaku akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat pascapenahanan tersangka Supendi. "Hari ini kita akan konsultasi ke provinsi. Untuk nanti kita mengambil langkah-langkah agar roda pemerintahan tidak berhenti," kata Taufik kepada awak media saat ditemui di Pendopo Bupati Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019).


Dalam koordinasi tersebut, Pemkab Indramayu akan membahas sejumlah kursi yang kosong usai adanya penetapan tersangka pejabat Dinas PUPR Indramayu. "Kita akan segera rapat untuk mengisi kekosongan. Apakah nanti PLH atau PLt," ujar Taufik.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Supendi sebagai tersangka. Supendi diduga menerima suap untuk memuluskan pihak swasta mengerjakan proyek tersebut.

"Sejalan dengan peningkatan status penanganan ke penyidikan, KPK menetapkan empat orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Selasa (15/10).

Empat orang yang ditetapkan tersangka itu di antaranya, Supendi, Kadis PUPR Indramayu Omasryah, Kabid Jalan Dinas PUPR Indramayu Wempy Triyono, dan Carsa selaku pemberi.




Tonton video Bupati Indramayu Jadi Tersangka, Diduga Terima Rp 200 Juta:


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com