Bandung Kota Termacet di Indonesia, DPRD: Pemkot Gagal!

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 07 Okt 2019 13:12 WIB
Kemacetan lalu lintas di Kota Bandung. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)

Namun, Awang menilai upaya yang dilakukan Pemkot Bandung belum terlihat. Berbagai rencana yang disiapkan belum mampu menjawab dalam mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas.

"Pemkot perlu segera mengambil langkah merevitalisasi transportasi umum di Kota Bandung. Gagasan soal LRT, cable car, penambahan koridor TMB harus segera dikejar," katanya.


Selain itu, ia meminta agar Pemkot untuk lebih kreatif dalam masalah anggaran. Untuk mengatasi kemacetan jangan selalu mengandalkan APBD. Pemkot perlu melakukan upaya lain agar masalah kemacetan ini bisa diselesaikan.

"Pembangunan infrastruktur transportasi itu apabila hanya mengandalkan APBD akan sangat terbatas, Pemkot segera jajaki alternatif pembiayaan lainnya baik itu bantuan pusat, ataupun kerja sama dengan pihak swasta," tutur Awang.

Wali Kota Bandung Oded M Danial tidak tinggal diam melihat kondisi kemacetan lalu lintas. Sejumlah rencana tengah dia siapkan agar masalah tersebut diselesaikan dengan baik. Misalnya saja, kata Oded, upaya rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Sukajadi, Cipaganti dan Setiabudi.

Rekayasa yang dilakukan menurutnya cukup berdampak positif meski perlu ada upaya lanjutan. "Alhamdulillah seperti Sukajadi. Awal-awal ramai, tapi sekarang cukup bagus. Saya sudah minta Dishub dengan kepolisian terus rekayasa lalin. Karena rekayasa lalu lintas itu paling murah. Jadi dari mulai biaya murah sampai besar kan fly over," tutur Oded di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (4/10).
(mso/bbn)