Ini Motif Preman Bersangkur Ancam Barista di Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 21:36 WIB
Ilustrasi kejahatan. (Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono)
Ilustrasi kejahatan. (Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono)

Budi mengaku berat hati menutup kedai kopi yang dibukanya sejak 2015 silam. "Sedih ada, tapi kami percaya kalo rezeki gak akan kemana," kata Budi.


F mengancam Mujahidin alias Gondrong, barista di Kedai Kopi Pekalipan, Jalan Pekalipan Kota Cirebon, Jawa Barat. Idin, sapaan akrabnya, diancam dengan sangkur oleh pelaku.

"Kejadiannya tanggal 3 September lalu. Pelaku beberapa kali pernah datang ke kedai. Pernah ditegur pemilik kedai karena sering tidak bayar," kata Idin sapaan akrabnya saat berbincang dengan detikcom di halaman Mapolresta Cirebon Jalan Veteran Kota Cirebon, Jabar, Selasa (17/9/2019) sore.

Kedai Kopi Pekalipan pun memilih tutup lantaran khawatir terjadi hal serupa. Atas kejadian itu, sejumlah barista dan pemilik kedai kopi di Kota Cirebon, menggelar aksi solidaritas menyeduh kopi di halaman Mapolresta Cirebon.
Halaman

(bbn/bbn)