detikNews
Kamis 12 September 2019, 17:24 WIB

Halte TMB Kumuh dan Rusak, Dishub Bandung: 2020 Kita Kaji Lagi

Fadil Muhammad - detikNews
Halte TMB Kumuh dan Rusak, Dishub Bandung: 2020 Kita Kaji Lagi Sejumlah halte TMB di Kota Bandung rusak dan kumuh. (Fadil Muhammad/detikcom)
Bandung -

Sejumlah halte Trans Metro Bandung (TMB) di sejumlah titik di Kota Bandung tampak rusak dan kumuh. Selain itu, halte tampak sepi dari penumpang.

Berdasarkan pantauan detikcom, Kamis (12/9/2019), terlihat halte di sejumlah titik, seperti Jalan Soekarno-Hatta (Mal Carrefour), Jalan Jendral Ahmad Yani (Stadion Persib), dan Jalan Perintis Kemerdekaan (dekat Balai Kota Bandung) tampak tak terawat dan sepi.

Salah satu penumpang bus TMB di Jalan Jendral Ahmad Yani, Santi Rita Oktalina (40), mengaku enggan menggunakan transportasi umum tersebut. Sebab, ia takut terhadap kondisinya yang kumuh dan tak terawat.

"Ya nggak kerawat, lusuh, kusam, saya malah jadi takut kalau ke dalam (halte) dan nggak nyaman juga," katanya.

Halte TMB Kumuh dan Rusak, Dishub Bandung: 2020 Kita Kaji LagiFoto: Fadil Muhammad
Kabid Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung Suharmaji membenarkan kondisi sejumlah halte tersebut.

"Jadi fungsi halte itu baik angkot maupun bus untuk menaikkan ataupun menurunkan, sekarang banyak yang nggak berhenti di situ kan karena haltenya rusak," tutur Suharmaji di kantor Dishub Kota Bandung.

Halte TMB Kumuh dan Rusak, Dishub Bandung: 2020 Kita Kaji LagiFoto: Fadil Muhammad
Untuk 2019 ini, Suharmaji mengatakan, pihaknya belum berfokus melakukan perbaikan dan perawatan. Ia mengatakan saat ini ia tengah melakukan pembersihan dan perancangan konsep halte yang sesuai.

"Kalau maunya saya, semua diganti. Untuk sekarang ini belum perbaikan sama perawatan, tahun ini hanya pembersihan. Saya sedang merancang konsep, 2020 kita akan melakukan kajian lagi. Mudah-mudahan di awal 2020 kita kaji lagi sebenarnya yang tepat untuk TMB bagaimana," tuturnya.

Halte TMB Kumuh dan Rusak, Dishub Bandung: 2020 Kita Kaji LagiFoto: Fadil Muhammad
Suharmaji mengatakan, ke depannya akan melakukan kajian untuk merevitalisasi halte. Ia beranggapan sejumlah halte saat ini tidak sesuai dengan fungsi utamanya.

"Setelah saya lihat, perlu adanya revitalisasi atau penyesuaian dari segi bentuk dan ukuran. Dari segi nantinya juga manfaat untuk mendukung kegiatan operasional berarti harus sesuai fungsinya, harus berfungsi maksimal," ucapnya.




Tonton video Halte Bus dan Stasiun MRT di Sudirman-Thamrin Berhias Seni Rupa:

[Gambas:Video 20detik]


(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com