detikNews
Rabu 11 September 2019, 14:32 WIB

Senggolan, Boncel Bacok Kepala dan Tangan Sopir Angkot di Garut

Hakim Ghani - detikNews
Senggolan, Boncel Bacok Kepala dan Tangan Sopir Angkot di Garut Ilustrasi (Foto: dok. detikcom)
Garut - Polisi menangkap HR alias Boncel. Pria ini ditangkap karena terlibat pembacokan terhadap sopir angkot beberapa waktu lalu di Garut. HR ditangkap setelah jadi buron selama 4 bulan.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan Boncel ditangkap di rumahnya wilayah Kecamatan Garut Kota pada Sabtu, 7 September lalu.

"Tersangka diamankan tanpa perlawanan. Dia sebelumnya jadi buron sekitar 4 bulan," kata Maradona di Mapolres Garut, Rabu (11/9/2019).


Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan ratusan botol alkohol yang kerap dijual Boncel sebagai campuran minuman keras oplosan.

"Benar, ada barang bukti yang diamankan. Selain mengamankan alat yang digunakan untuk membacok, kita amankan beberapa dus berisi ratusan botol onemed (oplosan)," katanya. Pembacokan tersebut terjadi pada Mei 2019 di pertigaan Jalan Guntur dekat pusat perbelanjaan Garut Plaza. Saat itu, Riswandi, sopir angkot rute Terminal Guntur-Sukaregang, tiba-tiba dihadang serta dibacok oleh Boncel dan kawan-kawannya saat tengah mengemudikan angkot.

"Korban mengalami luka bacok. Tiga di bagian kepala, satu di tangan. Korban selamat setelah langsung dibawa ke rumah sakit saat itu," ujar Maradona.


Kejadian itu diduga dilatarbelakangi masalah senggolan di jalan. Tersangka Boncel merasa tersinggung oleh kelakuan korban.

"Setelah kejadian itu, tersangka kabur dan menghilang. Kemarin kami menerima informasi keberadaan tersangka di rumahnya. Langsung kami sergap," ujar Maradona.

Boncel kini mendekam di Mako Polres Garut. Polisi menjerat Boncel dengan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun bui.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com