Saber Pungli Jabar Bongkar Jual-Beli Nomor Antrean Paspor

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 21:58 WIB
Ilustrasi pungli (Foto: Basith Subastian/detikcom)

Menurut Basman, salah satu bukti adanya pembobolan website tersebut yaitu cepat ludesnya nomor antrean hilang dari layanan online. Ia mencontohkan, 50 nomor antrean yang dikeluarkan oleh Imigrasi Bandung, dalam dua menit ludes separuh.

"Diindikasikan itu direbut oleh oknum pembobol itu. Akhirnya yang terjadi, orang mengalami kesulitan mendapatkan nomor antrean," ucapnya.

Basman mengungkapkan satu nomor antrean dijual dengan harga yang cukup tinggi. Pelaku mematok harga Rp 200 ribu untuk setiap nomor antrean.

Saber Pungli Jabar Bongkar Jual-Beli Nomor Antrean PasporPihak Satgas Saber Pungli Jabar dan Kemenkum HAM Jabar saat menyampaikan keterangan berkaitan praktik jual-beli nomor antrean pembuatan paspor. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Ia mengatakan para korban ini berhubungan melalui telepon dengan pelaku. Para korban mendapatkan informasi dari orang lain mengenai penjual menjual nomor antrean.

"Setelah itu, (pemohon paspor) mendapatkan nomor antrean, mereka mentransfer biaya Rp 200 ribu. Dari yang kita lihat, ada bukti transfer Rp 800 ribu, artinya untuk empat nomor antrean. Kemudian setelah membayar, korban mendapatkan nomor antrean," katanya.

"Jadi oknum ini yang mendaftarkan. Memasukkan identitas melalui pendaftaran online dengan data yang sesuai. Kemudian mendapatkan barcode sehingga keluar nomor antrean. Kemudian korban datang ke kantor untuk membuat paspor," tutur Basman menambahkan.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3