detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 13:17 WIB

Nyambi Bisnis Ganja, Tukang Bubur di Garut Diciduk Polisi

Hakim Ghani - detikNews
Nyambi Bisnis Ganja, Tukang Bubur di Garut Diciduk Polisi Polisi menangkap sindikat pengedar ganja di Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Polres Garut mengungkap sindikat penjualan ganja. Salah satu tersangka yang ditangkap ternyata tukang bubur yang nyambi sebagai kurir narkoba jenis ganja.

"Kami mengamankan empat orang terkait peredaran dan penyalahgunaan ganja. Keempatnya diamankan seminggu lalu," ujar Kasatnarkoba Polres Garut AKP Cepi Hermawan kepada wartawan di kantornya, Senin (19/8/2019).

Keempat orang yang ditangkap yaitu RR (30), RM (25), AK (34) dan RJ (37). Mereka diciduk dalam waktu bersamaan. RM terlebih dahulu ditangkap di kawasan Bayongbong, Garut.

"Kami mendapatkan informasi adanya transaksi jual beli ganja. Setelah kami telusuri ternyata benar. Tersangka RJ kami amankan," ujar Cepi.

Barang bukti ganja yang disita Barang bukti ganja yang disita personel Satnarkoba Polres Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Menurut dia, tidak ada yang mengira RJ ialah pedagang ganja. Sebab, RJ kesehariannya berjualan bubur di kawasan Bayongbong. Namun, di balik itu, RJ ternyata juga nyambi menjual ganja.

"Setelah kami selidiki, alasannya karena faktor ekonomi. Penghasilan jual bubur pas-pasan akhirnya nyambi dagang ganja" katanya.

Setelah menangkap RJ, polisi mengembangkan penyelidikan. Hasilnya, tiga tersangka lain diringkus tanpa perlawanan.

Empat orang itu berbeda peran dalam kasus bisnis narkoba ini. "Ada yang sebagai pengedar, pembeli dan yang punya barang," ucap Cepi.

Mereka dijerat Undang-undang Narkoba. Ancaman penjaranya seumur hidup.

"Kita juga amankan 10 paket ganja siap jual dari tangan tersangka," tutur Cepi.



Tonton video BNN Kembali Sita 500 Kg Ganja di Tj Priok:

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com