detikNews
Minggu 18 Agustus 2019, 18:20 WIB

Keseruan Pejabat Berkostum Wayang di Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan

Wisma Putra - detikNews
Keseruan Pejabat Berkostum Wayang di Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan meriahkan HUT ke-74 RI di Kabupaten Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung berdandan bak dalam lakon pewayangan. Mereka konvoi dalam Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI dengan disaksikan ribuan pasang mata warga Kabupaten Bandung.


Seperti Bupati Bandung Dadang M Naser yang mengenakan pakaian Arjuna, Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengenakan kostum Bima dan Dandim 0609/Kabupaten Bandung Letkol Arh Teguh Waluyo yang mengenakan pakaian Gatotkaca menyita perhatian banyak orang.

Tak hanya itu, Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan, Danlanud Sulaiman, Kajari Kabupaten Bandung, Ketua DPRD Kabupaten Bandung pun turut mengenakan pakaian lakon pewayangan.

Melihat Pejabat Berkostum Wayang di Karnaval Kemerdekaan SabilulunganFoto: Wisma Putra
Mereka menaiki traktor dan menyapa ribuan warga Kabupaten Bandung yang menyaksikan karnaval ini di Jalan Raya Al-Fathu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Usai melakukan pawai dengan menaiki traktor, karnaval ini dilanjutkan dengan penampilan kendaraan dinas yang dihias, komunitas sepeda ontel, mobil tua, motor tua, hingga 2.000 penari kolosal 'Ceta Cetok Kumiar' pun turut meramaikan karnaval ini.

Melihat Pejabat Berkostum Wayang di Karnaval Kemerdekaan SabilulunganFoto: Wisma Putra
Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, karnaval ini sebagai bentuk rasa syukur atas karunia kemerdekaan ke-74 tahun yang sudah dianugerahkan.

"Kita senantiasa harus bersyukur karena Indonesia sudah melewati 74 tahun. Ini karunia tak terhingga. Karnaval ini adalah wujud syukur atas kemerdekaan yang sudah kita nikmati," kata orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.


Selain itu, Dadang juga mengutip pesan Bung Karno yang menyebutkan bahwa perjuangan di waktu lampau mudah karena melawan musuh nyata yakni penjajah.

"Tapi perjuangan kita berat karena melawan musuh bangsa sendiri. Musuh kita adalah kemalasan, kebodohan, provokator. Untuk melawannya, kita harus bisa berpikir benar, bekerja sebaik-baiknya," ucapnya.

Melihat Pejabat Berkostum Wayang di Karnaval Kemerdekaan SabilulunganFoto: Wisma Putra
Selain dimeriahkan oleh penampilan seni dan budaya, Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan ini juga dimeriahkan oleh penampilan Mojang Lodaya Polda Jabar.

Mojang Lodaya unjuk gigi di hadapan ribuan warga yang hadir. Beragam atraksi di kendaraan mereka pertontonkan dan mengundang decak kagum. Salah satunya, atraksi manuver tikungan. Para polisi wanita ini juga menunjukkan atraksi berdiri di atas motor.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com