detikNews
Sabtu 17 Agustus 2019, 16:13 WIB

HUT RI di Sukabumi, 5.000 Mangkuk Bubur Ludes Diserbu Warga

Syahdan Alamsyah - detikNews
HUT RI di Sukabumi, 5.000 Mangkuk Bubur Ludes Diserbu Warga Festival Bubur di Sukabumi dalam rangkaian acara peringatan HUT Ke-74 RI di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Polres Sukabumi Kota menggelar acara Festival Bubur untuk memeriahkan rangkaian peringatan HUT Ke-74 RI. Sebanyak 5.000 mangkuk bubur ayam ludes diserbu pengunjung yang datang dalam acara tersebut.

Acara peringatan Kemerdekaan Indoneisa ini dipusatkan di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Sabtu (17/8/2019). Acaranya mulai upacara pengibaran Merah-Putih, gelar seni oleh pelajar SMA dan arak-arakan seni tradisional berupa tarian yang dibawakan oleh polisi diiringi komunitas musik jalanan binaan Polres Sukabumi Kota.

"Kita ingin memberikan sesuatu yang meriah kepada warga yang hari ini memperingati hari kemerdekaannya. Sebagai acara puncak adalah Festival Bubur," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo kepada detikcom, Sabtu (17/8/2019).

"Kita bawa 50 gerobak beserta tukangnya yang menyajikan masing-masing gerobak 100 mangkuk. Artinya 5.000 bubur kita hidangkan untuk masyarakat yang datang melihat langsung rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ini," ucap Susatyo.


Susatyo menyebut Kota Sukabumi memang identik dengan makanan khas yaitu mochi. Namun bubur ayam pun identik dengan makanan khas cepat saji yang selalu tersedia hampir di setiap sudut kota yang mempunyai tujuh kecamatan ini.

"Lebih dari satu tahun bertugas di Kota Sukabumi, saya mengamati bubur ini sejenis makanan cepat saji yang hadir hampir di setiap sudut kota ini, sudah seperti kearifan lokal tersendiri. Mereka berjualan hampir di setiap waktu, pagi siang dan malam," tutur Susatyo.

HUT RI di Sukabumi, 5.000 Mangkuk Bubur Ludes Diserbu WargaKemeriahan HUT Ke-74 RI di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Banyaknya tukang bubur ini diartikan dengan banyaknya warga yang menggemari makanan tersebut. Polisi memaknai Festival Bubur tersebut sebagai bentuk dari mendekatkan diri kepada semua lapisan masyarakat.

"Banyak warga yang menggemari bubur, personel kita juga menjadikan bubur ini makanan pengganjal perut saat berangkat dan pulang dinas. Buktinya, 5.000 mangkuk bubur habis hanya dalam waktu 30 menit," kata Susatyo.


Sementara itu, Ikbal (26), warga yang datang ke lokasi acara, mengaku senang ditraktir polisi semangkuk bubur. Sejak awal acara, dia mengincar satu gerobak bubur yang memang sudah menjadi langganannya setiap hari.

"Sejak acara kan gerobak sudah mulai masuk ke lapang merdeka, saya sudah incar satu gerobak langganan yang memang buburnya enak setiap mau berangkat kerja pasti sarapan bubur ini," ucap Ikbal.

Abah Hamad, penjual bubur ayam, mengaku sudah dihubungi polisi jauh-jauh hari sebelum peringatan HUT RI. "Sudah dipesan sejak 2 minggu ke belakang, katanya dagangan saya mau di borong 100 mangkuk. Ada untungnya, karena harganya dilebihin sama polisi, makanya tadi juga saya lebihkan 20 mangkuk, karena banyak yang mau makan bubur," tutur Ahmad.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com