detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 09:16 WIB

Polisi Buru Dua Pemeran Laki-laki Lainnya Video 'Seks Gangbang' Garut

Hakim Ghani - detikNews
Polisi Buru Dua Pemeran Laki-laki Lainnya Video Seks Gangbang Garut Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna/Foto: Hakim Ghani
Garut - Polisi mengklaim telah mengantongi identitas seluruh pemeran dalam video 'seks gangbang' yang viral di media sosial. Dua dari 4 orang yang diduga pemeran dalam video itu telah berhasil diamankan.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan saat ini tim Resmob Satreskrim Polres Garut sedang memburu dua pria lain yang ada dalam video tersebut.

"Identitasnya sudah kami kantongi. Mohon waktu sedang kami lakukan pendalaman dan pengejaran," ucap Budi kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Kamis (15/8/2019).

Budi mengaku pihaknya telah mengantongi identitas kedua lelaki pemeran video 'seks gangbang' tersebut. Namun, Budi belum bisa membocorkan identitasnya. Yang pasti, kata Budi, kedua pria tersebut berasal dari Garut.

"Intinya kami sedang dalami, kaitan dengan dimana terakhir keduanya berada dan tim sedang melakukan pengejaran," ucap Budi.

Sebelumnya polisi telah mengamankan seorang biduan dangdut berinisial VA (19) serta seorang lelaki berinisial A alias Rayya yang merupakan bos salon dan mantan MC. VA lebih dulu diamankan polisi di rumahnya di kawasan Tarogong Kidul. Setelah menginterogasi VA, didapatlah keterangan mengenai bos salon tersebut.

Sekadar diketahui, masyarakat khususnya warga Garut dihebohkan dengan kemunculan video 'seks gangbang' di media sosial pada Selasa (13/8). Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita yang belakangan diketahui sebagai VA tersebut berhubungan badan dengan tiga lelaki sekaligus.

Aksi tersebut mendapat kecamatan dari berbagai kalangan warga Garut. Seorang warga Garut beranama Rianty (23) mengaku resah dengan beredarnya video tersebut.

"Yang jadi khawatir itu, ini kan beredar tanpa sensor di media sosial. Sedangkan medsos bisa diakses semua kalangan. Sebagai orang tua tentu saya khawatir," ucap Rianty kepada detikcom di Polres Garut, Rabu.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed