detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 20:03 WIB

Sempat Terkait Video Porno, Rudi Harsa Jadi Anggota DPRD Jabar Lagi

Mukhlis Dinillah - detikNews
Sempat Terkait Video Porno, Rudi Harsa Jadi Anggota DPRD Jabar Lagi Foto: Redaksi
Bandung - Rudi Harsa Tanaya kembali terpilih menjadi anggota DPRD Jabar periode 2019-2024. Caleg PDIP yang pernah tersandung kasus video porno ini duduk di kursi DPRD Jabar untuk ketiga kalinya.

Rudi terpilih setelah mengantongi 22.745 suara di Daerah Pemilihan (Dapil) VII, yang meliputi Kota Bogor. Wakil DPRD Jabar periode 2008-2013 ini menjadi salah satu dari tiga caleg yang terpilih dari Dapil VII.


Menelisik ke belakang, politikus senior partai berlambang banteng moncong putih itu pernah tersandung kasus video porno. Adegan syurnya dengan seorang wanita tersebar pada 2013.

Kasus itu bergulir ke meja hijau. Indra Sanjaya Lesmana menjadi terdakwa dalam kasus penyebaran video mesum tersebut. Selain Indra, Wabup Bogor Karyawan Faturahman juga ditahan karena menjadi dalang penyebaran video tersebut.

Rudi sempat dihadirkan juga dalam persidangan sebagai saksi. Akibat kasus tersebut, Rudi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Jabar, digantikan TB Hasanuddin.


Dampak dari kasus itu, Rudi gagal terpilih lagi saat maju pada Pileg 2014. Suara yang diraihnya saat itu tak mampu membawanya kembali duduk di kursi DPRD Jabar periode 2014-2019.

Meski Rudi memiliki catatan 'hitam' pada masa lalu, warga Kota Bogor kembali memilihnya pada Pileg 2019. PDIP tahun ini menempatkan 20 kadernya di kursi DPRD Jabar. Raihan tersebut sama dengan periode sebelumnya.

KPU Jabar menetapkan kursi partai politik pada calon terpilih berdasarkan hasil putusan Mahkamah Konstitusi pada 9 Agustus lalu. Hasilnya, KPU menetapkan 10 parpol mendapat kursi di Jabar.

"Dari 120 kursi tersebut, Gerindra memperoleh 25 kursi, kemudian disusul PKS 21 kursi, PDIP 20, Golkar 16, kemudian PKB, Demokrat, dan seterusnya," ujar Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubaroq di KPU Jabar, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019).


Dihubungi terpisah, Rudi Harsa mengatakan kasus video porno yang pernah menimpanya tak berpengaruh terhadap eksistensinya di DPRD Jabar. Buktinya, ia kembali terpilih untuk periode 2019-2024.

Menurutnya, kasus video porno tersebut merupakan rekayasa yang dilakukan sejumlah pihak. Hal itu terbukti dengan dihukumnya dua orang yang diduga menjadi penyebar dan dalang dari kasus tersebut.

"Itu kan kasus pidana dan sudah ada dua orang (Indra dan Karyawan) dipenjarakan karena kasus itu. Artinya, itu jelas direkayasa, jadi bukan seperti apa yang berkembang," ucapnya kepada detikcom.


Apalagi, kata Rudi, PDIP kembali mencalonkan dirinya dalam Pileg 2019. Artinya, partai tak melihat kasusnya sebagai sebuah persoalan.

"PDIP juga kan mengusung saya dengan urutan nomor satu. Artinya, partai tidak melihat seperti yang berkembang. Termasuk warga Kota Bogor yang mengenal saya juga tetap memilih," ujar Rudi.




Tonton Video Terungkap! Ini Motif Pelaku Sebar Video Porno Pelajar Ponorogo:

[Gambas:Video 20detik]


(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed