detikNews
Senin 29 Juli 2019, 14:40 WIB

Wali Kota Bandung Minta Pedagang Hewan Kurban Tak Jualan di Trotoar

Mochamad Solehudin - detikNews
Wali Kota Bandung Minta Pedagang Hewan Kurban Tak Jualan di Trotoar Hewan kurban yang dijual harus memenuhi persyaratan. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Pemerintah Kota Bandung meminta para pedagang hewan kurban untuk tidak menjajakan dagangannya di atas trotoar. Pemkot meminta agar pedagang hewan kurban ikut menjaga kebersihan, keindahan dan ketertiban (K3) kota.

Wali Kota Bandung Oded M Danial menyatakan, pedagang hewan kurban merupakan pedagang tahunan yang kerap muncul jelang perayaan Idul Adha. Dia mengajak pedagang musiman itu untuk ikut menjaga keindahan kota.

"Saya mengimbau kepada para pedagang yang setahun sekali ini mereka memang kesempatan untuk mengais rejeki. Tapi saya juga mengimbau agar mereka taat aturan tentang K3,"ucap Oded di Balai Kota Bandung, Senin (29/7/2019).


Menurutnya keberadaan pedagang hewan kurban memang dibutuhkan masyarakat. Mereka juga kerap menggelar dagangannya di titik keramaian kota. Namun dia minta para pedagang hewan kurban tidak berjualan di tempat yang tidak semestinya. Contohnya trotoar dan fasilitas publik lainnya.

"Saya berharap mereka tidak jual di trotoar. Mereka saya imbau mencari lahan-lahan yang sifatnya ke dalam tidak mengganggu," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menambahkan, kebutuhan hewan kurban di Kota Bandung sebagian besar dipasok dari luar daerah. Pihaknya saat ini telah menerjunkan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban demi memastikan kesehatan hewan tersebut.

"Kita sebagian besar dari Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pemeriksaan surat jalan itu juga target pemeriksaan satgas. Setiap hewan yang masuk ke Kota Bandung syaratnya ada surat jalan dan surat kesehatan dari daerah asal," ujarnya.
(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com