detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 16:15 WIB

Polres Ciamis Gagalkan Penyelundupan Miras Ciu Asal Solo

Dadang Hermansyah - detikNews
Polres Ciamis Gagalkan Penyelundupan Miras Ciu Asal Solo Polres Ciamis gagalkan penyelundupan ciu asal Solo. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis - Jajaran Satnarkoba Polres Ciamis menggagalkan pengiriman ratusan botol minuman keras (miras) oplosan jenis ciu yang dikirim dari Bekonang, Solo, Jawa Tengah menggunakan truk bermuatan makaroni.

Miras oplosan tersebut disembunyikan di kabin truk di belakang jok kemudi, oleh AGS (24), warga Cineam, Tasikmalaya. Rencananya miras oplosan akan dikirim ke Cineam untuk dijual. Namun digagalkan saat di rest area SPBU Nagrak, Ciamis, kemarin.

"Pelaku memperoleh miras oplosan ini dari Solo, Jawa Tengah. Dibawa menggunakan truk sekalian membawa dagangannya makaroni. Rencana akan dijual di Cineam," ujar Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso di Mapolres Ciamis, Selasa (23/7/2019).


Bismo menjelaskan, tersangka AGS merupakan kernet truk makaroni. Saat itu ia membawa 8 kardus berisikan 125 botol miras tanpa sepengetahuan sopir. Ciu tersebut dibeli pelaku dari Solo seharga Rp 1,5 juta. Lalu dijual lagi dengan harga Rp 4 juta.

"Pelaku mendapatkan untung 2,5 juta. Satu botol kecil ukuran 600 ml dijual Rp 40 ribu, sedangkan untuk botol besar ukuran 1,5 liter dijual seharga Rp 100 ribu," ucap Bismo.

Polres Ciamis Gagalkan Penyelundupan Miras Ciu Asal SoloFoto: Dadang Hermansyah
AGS sudah lima bulan membawa ciu dari Solo ke Cineam dengan 3 kali pengiriman. Setibanya di Cineam, miras oplosan dijual lagi kepada seseorang. Menurut Bismo, miras oplosan ini sangat berbahaya bila dikonsumsi. Karena tidak diketahui campuran apa saja yang ada pada miras tersebut.

"Kita tidak bisa prediksi dan yang mencampur tidak memiliki klasifikasi sebagai ahli kesehatan sehingga berbahaya bagi jiwa yang mengkonsumsinya. Banyak kasus karena ciu orang meninggal dunia dan sebagainya," kata Bismo.

Akibat perbuatannya, AGS dijerat Pasal 204 KUHP dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara.


Simak Juga 'Petugas Gerebek Pabrik Miras Bermodus Rumah Kosong di Tuban!':


(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com