detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 15:58 WIB

Laporan Dari London

Ridwan Kamil Lawatan ke Inggris: Buru Investor dan Jualan Teh Jabar

Erna Mardiana - detikNews
Ridwan Kamil Lawatan ke Inggris: Buru Investor dan Jualan Teh Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu sejumlah investor di London. (Foto: Erna Mardiana/detikcom
London - Dari enam hari lawatannya ke Inggris dan Swedia, Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK) dua hari berada di London. Waktunya yang singkat itu digunakan dengan RK menjajaki kerja sama dengan sejumlah investor. Pertemuan dilakukan secara maraton sejak pagi hingga malam.

Menarik, salah satu pertemuan dihadiri sekaligus dimoderatori Richard Graham, parlemen Inggris yang sempat menyita perhatian pada 2018 lalu saat gempa di Sulawesi Tengah, karena ia berbicara bahasa Indonesia dengan fasih saat sidang parlemen, meminta donasi untuk Indonesia ditambah.

"Apa kabar?" ujar Richard yang juga penasehat PM Inggris bidang perdagangan dengan Asean dan I Indonesia, sambil memeluk Ridwan Kamil, Selasa (23/7/2019).


Sedikitnya ada 12 pengusaha yang tergabung dalam UK Asean Bussines Council yang dihadirkan saat pertemuan itu. Sementara RK ditemani Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua Kadin Jabar Tatan Pria Sudjana.

Lawatan Ridwan Kamil ke Inggris: Buru Investor dan Jualan Teh JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu sejumlah investor di London. (Foto: Erna Mardiana/detikcom)
Di hadapan mereka, RK berbicara berbagai potensi investasi di Jabar. "Pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang tumbuh, khususnya Jabar pertumbuhannya tahun kemarin 5,6 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional," kata RK.

Ia menjelaskan berbagai infrastruktur yang tengah dibangun di Jabar di antaranya kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kita juga tengah mengembangkan kawasan segitiga Rebana yang akan menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK), yaitu Cirebon-Pelabuhan Patimban-Kertajati," tutur RK.


Untuk wisata, kata RK, Jawa Barat tak kalah cantik dari Bali. "Masalahnya kita perlu kerja keras mengenalkan Jabar pada dunia," ucap RK.

Setelah itu para pengusaha UK-ABC itu menanggapi dengan beberapa penawaran kerjasama yang kemungkinan besar bisa dilakukan antara Inggris dan Jawa Barat.

Akhirnya disepakati, berbagai penjajakan akan dilakukan setelah forum tersebut dengan tim yang telah ditunjuk RK.

Lawatan Ridwan Kamil ke Inggris: Buru Investor dan Jualan Teh JabarGubernur Jabar Ridwan Kamil memperlihatkan teh khas Jabar. (Foto: Erna Mardiana/detikcom)
Sebelumnya RK juga sempat serta rombongan mendatangi kantor Finlays, produsen teh di Inggris. "Saya datang ke sini jadi marketing, mencoba jualan teh produk Jabar," ujarnya.


Ia membawa berbagai produk teh PTPN VIII, salah satunya white tea yang harganya termahal di dunia. "Satu kilogram 60 USD," katanya.

Namun sayangnya, produk teh Jabar belum dilirik oleh masyarakat Eropa. "Ternyata kenapa, karena katanya teh dari kita itu tidak pas saat dicampur susu. Habit mereka di sini kan, kalau minum teh pakai susu," ucap RK.

Hal itu menurutnya menjadi pekerjaan rumah besar bagaimana teh Indonesia khususnya Jabar bisa memasok kebutuhan teh di Eropa, khususnya Inggris.
(ern/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com