detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 08:37 WIB

Round-Up

Pamit Daftar Kuliah, Amelia Tewas Setengah Bugil di Tepi Sawah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Pamit Daftar Kuliah, Amelia Tewas Setengah Bugil di Tepi Sawah Ilustrasi mayat (Foto: Thinkstock)
Sukabumi - Niat Aceng Rohmana (52) petani di Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, untuk memanen padi di sawah tertunda. Matanya dikejutkan dengan sesosok tubuh wanita muda bernama Amelia Ulfah Supandi tergeletak di pinggiran sawah.

Waktu saat itu menunjukkan pukul 06.30 WIB, Senin (22/7), Aceng kemudian mendekati jasad setengah bugil itu. Ia lantas bergegas dan melaporkan ke ketua RT setempat.

Polisi datang tidak lama setelah pelaporan. Wakapolres Sukabumi Kota Kompol Sulaeman Salim dan Kapolsek Cibereum Iptu Arif Raharja mengecek ke lokasi bersama Tim Inafis Polres Sukabumi Kota.

"Ditemukan oleh warga, kondisinya setengah telanjang bagian bawah, sementara ke atasnya pakaian kaus lengan panjang," kata Wakapolres Sukabumi Kota Kompol Sulaeman Salim.


Menurut Sulaeman, jasad wanita itu dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk kepentingan autopsi. Polisi belum menyimpulkan mayat wanita itu korban kejahatan seksual. "Ada dugaan bekas kekerasan, namun untuk memastikan nanti akan kita autopsi," ucap Sulaeman.

Kapolsek Cibereum Iptu Arif Raharja menuturkan jasad wanita muda ditemukan oleh petani yang akan memanen padi di sawah. "Petani itu lalu melapor ke ketua RT dan dilanjutkan dengan pelaporan ke polisi, saat kita periksa tidak ditemukan identitas di tubuh korban," ujar Arif.

Ciri-ciri pakaian yang digunakan yaitu kemeja cokelat dan kaus hitam. "Roknya hitam bercorak, kerudung kotak warna warni, celana dalam hijau muda posisi di luar," kata Arif.

Identitas mayat wanita setengah bugil yang ditemukan warga di pinggir sawah tidak jauh dari Jalan Sarasa, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Amelia Ulfah Supandi, perempuan kelahiran 3 Januari 1997 asal Cianjur.

Amelia dikenali setelah pemeriksaan sidik jari, data diri menyebut perempuan itu tinggal di Jalan Prof Moh Yamin, Cianjur. Keluarga pun membenarkan sosok perempuan itu ialah Amelia.


Menurut Humas RSUD R Syamsudin SH, Wahyu Handriana, hasil pemeriksaan luar diketahui korban ada bekas darah dan lebam di bagian wajahnya. Untuk luka lebam diduga karena saat ditemukan tubuh korban dalam keadaan tengkurap.

Amelia terakhir kali pamit pada orang tua untuk mendaftar S1 di IPB Bogor pada Sabtu 20 Juli siang. Sebelumnya, Amelia telah menyelesaikan pendidikan D3 di IPB dan bekerja di salah satu pabrik sepatu di Cianjur.

Keluarga hilang kontak pada Minggu (21/7) malam. Kabar terakhir Amelia sedang dalam perjalanan pulang dari Bogor menuju Cianjur. Sejumlah aplikasi pesan singkat dikirim ke nomer Amelia namun tidak direspons.

Keluarga mulai resah, Gunala, paman Amelia, kemudian inisiatif melacak keberadaan Amelia. Ia membuka laptop Amelia. Melalui alamat email yang terhubung dengan ponselnya, posisi Amelia ditemukan berada di Sukabumi.

"Saya coba lacak pakai email melalui laptopnya, kebetulan emailnya sama dengan handphone dia. Saya track jam terakhir ponsel itu aktif dia ada di sekitaran Sukabumi, sebelum di Sukaraja. Saya tanya ke orang tuanya ada teman atau enggak di Sukabumi, kata ibunya enggak ada. Lagi pula enggak mungkin dia main ke Sukabumi, apalagi malam-malam begitu, keponakan saya itu anak baik-baik saya mengenal karakternya," tutur Gunala.

Kabar terakhir yang diterima keluarga pada Minggu malam, Amelia sempat mengirim pesan singkat sudah dapat kendaraan umum. "Terakhir bilang sudah dapat mobil umum tapi kosong dan merasa takut, saat itu sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah memberi kabar itu, kami kehilangan kontak dengan Amelia," ucap Gunala.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed