detikNews
Senin 22 Juli 2019, 15:04 WIB

21 Tahun Jadi TKI Arab Saudi, Turini: 'Dipenjara' dan Tak Digaji

Sudirman Wamad - detikNews
21 Tahun Jadi TKI Arab Saudi, Turini: Dipenjara dan Tak Digaji Tumini (baju hitam-hijab putih) akhirnya kembali ke Cirebon setelah 21 tahun menjadi TKI di Arab Saudi. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cirebon, Turini (43) akhirnya menginjakkan kaki di kampung halamannya. Pemerintah Indonesia berhasil memulangkan Turini yang sempat hilang kontak selama 21 tahun dengan keluarga.

Turini mengalami nasib tragis selama bekerja di Arab Saudi. Turini mendapatkan perlakukan tak mengenakan dari majikannya. TKI asal Cirebon itu mengaku dipenjara oleh majikannya. Ya, Turini tak mendapatkan akses untuk komunikasi dengan keluarganya, bahkan Turini tak pernah digaji selama bekerja di majikannya.


Turini kebingungan saat menginjak kaki di halaman rumahnya di Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Turini kaget melihat perubahan pembangunan yang ada di daerahnya lantaran tak pernah pulang ke tanah air selama 21 tahun.

"Ya sudah tidak ingat rumah, 21 tabun di sana (Arab Saudi). Perlakuan majikan itu ya biasa, kerja terus tapi tak pernah dipulangkan. Gajian gak digaji," kata Turini saat berbincang dengan detikcom di kediamannya, Senin (22/7/2019).


Ia bersyukur bisa kembali ke tanah air berkat bantuan KBRI Riyadh. Melalui bantuan KBRI, akhirnya Turini mendapatkan haknya yang sudah bekerja selama 21 tahun. "Setiap tahunnya gak digaji. Sekarang digaji, prosesnya dibantu KBRI," katanya.

Turini merasa dipenjara selama bekerja di Arab Saudi. Turini mengaku tak pernah keluar rumah selama bekerja di sana. "Surat atau kontakan (komunikasi) dengan keluarga gak boleh. Sepeti penjara. Saya pernah mengancam keluarga, saya ancam ingin bunuh diri kalau tidak dibantu dipulangkan," ucap Turini.

Turini mengaku sering cekcok dengan majikannya. Bahkan, Turini kerap membuang barang-barang majikannya. "Kekerasan tidak pernah, paling marah-marah saja. Kalau saya ngamuk, saya pernah buang barang-barang majikan. Terus dia (majikan) pasti langsung pergi, tak ladenin saya," kata Turini.

Pantuan detikcom, tangis haru pecah saat Turini tiba di kediamannya. Keluarga dan tetangganya secara bergantian meluapkan rasa rindunya kepada Turini.

21 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi, Turini: 'Dipenjara' dan Tak DigajiFoto: Sudirman Wamad
Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh menyelamatkan TKI asal Cirebon, Turini yang hilang kontak selama 21 tahun. Turini pulang ke Indonesia hari ini. Turini berangkat dari Arab Saudi pada Minggu (21/7) waktu setempat. Dia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 02.30 WIB dini hari tadi.

"Dengan didampingi staff KBRI Muhammad al-Qarni, Turini dipulangkan ke Indonesia bersama dengan 8 WNI kurang beruntung yang sudah menyelesaikan proses exit permit (izin keluar) di Imigrasi Saudi. Mereka diberangkatkan dari Ruhama (Rumah Harapan Mandiri) KBRI Riyadh," kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dalam keterangannya, Senin (23/7/2019).

Wanita asal Tengah Tani, Cirebon, ini diketahui berangkat ke Saudi sejak 24 Oktober 1998. Selama bekerja di Saudi, Turini tidak memiliki akses komunikasi dengan keluarga di Indonesia. Dia juga tidak menerima gaji dari majikannya.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com