detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 17:46 WIB

Ini Alasan Siswa MAN Sukabumi 1 Kibarkan Bendera Tulisan Tauhid

Syahdan Alamsyah - detikNews
Ini Alasan Siswa MAN Sukabumi 1 Kibarkan Bendera Tulisan Tauhid Sekolah MAN 1 Kabupaten Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Aksi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Sukabumi mengibarkan bendera bertuliskan tauhid viral di media sosial. Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin menurunkan tim untuk investigasi berkaitan kejadian itu.

Pihak sekolah tidak menampik adanya pengibaran bendera tauhid oleh anak didiknya. Namun hal itu tanpa sepengetahuan dan luput pengawasan guru.


Bendera bertuliskan tauhid itu dibawa siswa salah satu kelompok ekstrakurikuler sekolah bernama Keluarga Remaja Islam Majelis Al-Ikhlas atau Karisma, pada Jumat (19/7) pagi. Lokasinya di area belakang MAN 1 Kabupaten Sukabumi, Jalan Suryakancana, Sukabumi, Jawa Barat.

"Lokasi (berfoto) disini, latar belakangnya gedung ini," kata Indra, guru kelas XII MAN 1 Kabupaten Sukabumi kepada detikcom, Minggu (21/7/2019).


Selain lapang basket, di area tersebut ada sejumlah kelas, dan bangunan Masjid Al-Ikhlas yang salah satu ruangannya dijadikan sekretariat atau lokasi berkumpul para siswa anggota Karisma.

"Kalau sekretariat khusus enggak ada, hanya ada satu ruangan dekat mimbar yang dijadikan lokasi berkumpul anggota rohis di masjid tersebut," ujarnya.


Seluruh bangunan di sekitar lapang basket berada terpisah dengan bangunan utama di bagian depan yang berisi ruang guru dan ruang belajar siswa. Dua area itu dipisahkan jalan gang, untuk menuju ke lapang basket melintasi jembatan khusus.

"Di sekolah kami banyak ekstrakurikuler, OSIS, Pramuka, Paskibraka, olahraga. Semua terawasi dengan baik, hanya saja pada saat aksi foto dilakukan siswa pada pagi hari jauh sebelum kegiatan sekolah dimulai," tutur Indra.

Adanya bendera bertuliskan tauhid itu, Indra menjelaskan, inisiatif para siswa anggota Karisma yang sengaja membawanya dari rumah masing-masing. Ketua Karisma, menurut dia, tidak bermaksud menyebarkan paham tertentu.

"Tujuan mereka (bawa dan kibarkan bendera tulisan tauhid) hanya untuk menarik siswa baru agar mau bergabung dengan kegiatan rohis. Jadi tidak ada kaitannya dengan misalkan penyebaran paham atau apa. Siswa yang bersangkutan juga sudah membuat pernyataan dan dimintai keterangan oleh Kementerian Agama dan kepolisian," ujar Indra.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed