detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 14:04 WIB

Tangis-Maaf Sopir Bus Penabrak Pagar yang Tewaskan Bocah Penari

Syahdan Alamsyah - detikNews
Tangis-Maaf Sopir Bus Penabrak Pagar yang Tewaskan Bocah Penari Erfan menutup wajahnya saat menyampaikan permintaan maaf berkaitan insiden bus tabrak pagar yang menewaskan satu bocah perempuan. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Erfan, sopir bus Nuansa Ilham, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Bus membawa rombongan haji yang dikemudikannya menabrak pagar Gedung Juang 45, Kota Sukabumi. Akibat kejadian itu seorang bocah perempuan tewas dan empat orang lainnya luka.

Lelaki tersebut dihadirkan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) dan jumpa pers yang digelar Polres Sukabumi Kota, Rabu (17/7/2019). Ia diberi kesempatan oleh polisi untuk menyampaikan permintaan maaf.

"Saya meminta maaf kepada seluruh keluarga korban, apalagi yang meninggal. Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, karena murni itu bukan unsur kesengajaan itu hanya kecelakaan semata. Sekali lagi saya mohon maaf ini tidak bisa saya sampaikan, intinya mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Erfan sambil menangis.


Selama menyampaikan permintaan maaf, tersangka yang sudah mengenakan pakaian tahanan itu terus menutupi wajahnya. Ia bersikukuh kejadian yang mengakibatkan lima orang korban dan satu diantaranya tewas itu ialah musibah.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo menyebut Ervan ialah sopir bus ke delapan atau yang terakhir keluar dari area parkir Gedung Juang 45 tempat penyelenggaraan acara pelepasan rombongan haji.


Ervan diketahui sudah biasa membawa bus dengan ukuran besar selama kurang lebih 12 tahun. Di PO Nuansa Ilham, ia sudah bekerja sebanyak 3 tahun.

"Insiden terjadi karena ada kelalaian dari tersangka saat memposisikan bus yang dibawanya sehingga menabrak pagar lalu menarik mahkota pilar hingga jatuh melukai empat orang dan menewaskan satu orang karena tergencet pagar," ucap Susatyo.

Ervan dijerat Pasal 310 ayat 4 junto Pasal 310 ayat 2 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Untuk PO Bus Nuansa Ilham kondisinya laik jalan ini sudah kami cek, memang sudah lengkap. Dari delapan kendaraan, posisi bus tersangka ini yang terakhir. Ketika bus lain berhasil keluar, bus yang dikemudikan tersangka mengalami insiden akibat kelalaian" tutur Susatyo.


Ngeri! Bus Rombongan Haji Tabrak Pagar dan Tewaskan 1 Bocah:


(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com