detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 15:06 WIB

Polisi Buru Perempuan Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 2 Miliar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Polisi Buru Perempuan Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 2 Miliar Yenny Hildawati Sugiarto ditetapkan sebagai tersangka dan DPO kasus dugaan penggelapan uang perusahaan Rp 2 milair oleh Polrestabes Bandung. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung menetapkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap Yenny Hildawati Sugiarto. Perempuan tersebut diduga telah menggelapkan duit PT Saritama Tarasindo Citra senilai Rp 2 miliar.

Kasus tersebut bermula pada tahun 2018. Yenny diduga telah melakukan penggelapan atas uang perusahaan. Perempuan itu lantas dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung dengan nomor laporan STPL/2083/IX/2018/JBR/POLRESTABES tanggal 24 September 2018.


Polisi sendiri telah menetapkan Yenny sebagai tersangka dan ditetapkan sebagai DPO. Kasus tersebut masih dalam penanganan pihak penyidik. Untuk menindaklanjuti laporan itu, PT Saritama Tarasindo Citra melalui tim kuasa hukumnya mendatangi Mapolrestabes Bandung pada Selasa (16/7/2019).

"Kedatangan kami untuk menanyakan perkembangan kasusnya," ucap kuasa hukum PT Saritama Tarasindo Citra, Lucky Zebua.

Lucky menuturkan kasus ini menelan kerugian hingga Rp 2 miliar. Jumlah kerugian itu ditemukan berdasarkan hasil audit yang dilakukan perusahaan terhadap terlapor.

"Rp 2 miliar itu hasil audit sementara, kemungkinan lebih besar. Klien kita sedang melakukan audit kembali," tuturnya.


Sementara itu Kasatresrkim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai mengatakan kasus tersebut masih ditangani. Pihaknya telah menetapkan terlapor sebagai tersangka dan kini berstatus DPO.

"Sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan saat ini kita mencari keberadaan yang bersangkutan untuk diproses hukum," kata Rifai.



Tonton Video Rugi Hampir Rp 1 M, Rio Reifan Laporkan Teman Sosialita ke Polisi:

[Gambas:Video 20detik]

Polisi Buru Perempuan Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 2 Miliar


Simak Video "Bandung Kota Termacet, Gubernur: Warga Jangan Manja"
[Gambas:Video 20detik]

(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com