detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 21:29 WIB

ANA Ditangkap Polisi, Istri: Nggak Yakin Suami Terlibat Rusuh 22 Mei

Sudirman Wamad - detikNews
ANA Ditangkap Polisi, Istri: Nggak Yakin Suami Terlibat Rusuh 22 Mei SM, istri ANA. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Polda Jabar menangkap dua pria asal Cirebon, inisial AM dan ANA, yang diduga terlibat dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta. Salah satunya, AM, disebut-sebut membawa senjata tajam (sajam).

Polisi menyebut AM merupakan salah satu pimpinan ormas di Kota Cirebon. Sedangkan ANA alias Abus Usamah merupakan anggota salah satu ormas lain. SM, istri ANA, mengaku kaget mendengar kabar penangkapan suaminya.

"Tidak ada konfirmasi atau pemberitahuan. Tadi siang saya tahunya," kata SM saat berbincang dengan detikcom di kediamannya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (26/6/2019) sore.


Menurut dia, suaminya hilang tanpa kabar usai salat subuh di musala dekat rumahnya. SM sempat mendengar suara motor suami ANA. Namun, suaminya itu tak kunjung tiba.

"Ya bawa motor saja saat ke musala, motornya dibawa polisi," ujarnya.

SM mengaku gelisah dengan adanya penangkapan tersebut. Ia yakin suaminya tak terlibat kerusuhan 21-22 Mei. "Selama tidak ada bukti ya kami minta dipulangkan, jangan ditahan," ucapnya.

Ia menceritakan posisi suaminya saat terjadi kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. "Yang saya tahu, saat itu suami saya sedang istirahat di masjid yang di Tanah Abang. Tiba-tiba rombongan oknum yang membuat kerusuhan itu menyerang. Nggak yakin suami saya terlibat kerusuhan," tutur SM.


Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Kedua pelaku yang ditangkap berinisial AM dan AN. Menurut Roland penangkapan kedua pelaku itu berkaitan dengan kerusuhan 21-22 Mei lalu.

"Penangkapan dilakukan Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar, bukan Densus 88. Kaitannya dengan kejadian pada tanggal 21-22 Mei," kata Roland di Mapolresta Cirebon, Jalan Veteran Kota Cirebon, Rabu (26/6/2019).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan AM ditangkap karena kepemilikan senjata tajam, sementara ANA karena medsosnya.

"Sedang didalami akun media sosial dan jejaring komunikasinya. Dia (ANA) dijerat UU ITE," ucap Dedi.


Namun Dedi tak menjelaskan lebih jauh soal akun medsos ANA. Dia hanya menegaskan penangkapan AM dan ANA tak terkait terorisme.

"Yang jelas ini bukan penangkapan teroris, ya," ujar Dedi menegaskan.

Simak Video "Cirebon Rasa Korea! Nih Wisata Eceng Gondok yang Manjakan Mata"
[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed