detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 20:58 WIB

PPDB SMA/SMK Jabar

Putri Ridwan Kamil Daftar ke SMA Favorit Disoal, Kadisdik Membela

Mukhlis Dinillah - detikNews
Putri Ridwan Kamil Daftar ke SMA Favorit Disoal, Kadisdik Membela Foto: Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah)
Bandung - Kepala Disdik Jawa Barat Dewi Sartika menegaskan jalur perpindahan orang tua yang dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk mendaftarkan putrinya ke SMAN 3 Bandung tak menyalahi aturan. Pergub Nomor 16 Tahun 2019 tentang PPDB memperbolehkan hal itu.

Ia menuturkan dalam pelaksanaan PPDB tahun 2019, Pemprov Jabar merujuk Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 yang mengatur tiga jalur pendaftaran yakni zonasi 90 persen, prestasi 5 persen dan perpindahan orang tua 5 persen. Namun, ada penyesuaian lagi dalam Pergub.

"Tetapi karena kebijakan lokal, jalur zonasi kita bagi 20 persen KETM, 15 persen kebijakan lokal berkeadilan. Pergub akomodir kebijakan lokal jadi ada beberapa zonasi, tidak ditentukan Provinsi Jabar tapi masukan MKKS kabupaten dan kota," kata Dewi via telepon, Selasa (25/6/2019).


Dalam hal ini, Ridwan Kamil memilih mendaftarkan putrinya menggunakan jalur perpindahan orang tua. Mengingat, Pergub mengatur setiap pendaftar diperbolehkan memilih salah satu jalur asalkan domisilinya berada di dalam zonasi.

"(Pergub) Pasal 16 di dalam zonasi mereka boleh memilih salah satu jalur, boleh perpindahan atau lainnya. Pak Gubernur memilih pakai jalur perpindahan, tidak ada yang dilanggar peraturannya," katanya.

Dia menegaskan Pergub mengenai PPDB ini merupakan masukan dari berbagai pihak seperti MKKS di kabupaten dan kota termasuk pemerhati pendidikan. Pasalnya, penerbitan Pergub ini sudah melalui uji publik.

"Pada saat membuat pergub uji publik, itu masukan dari publik. Karena tidak membahas batasan wilayah perpindahan orang tua, karena memang disebutnya dalam kota provinsi pada sekolah yang sama, itu di pergub dan juknisnya seperti itu. Bukan soal mengakali (aturan), ada kebijakan lokalnya seperti itu," tutunrya.


Disinggung mengenai alasan Ridwan Kamil memilih jalur perpindahan orang tua dibandingkan zonasi, Dewi menghormati keputusan tersebut. Apalagi, pilihan sekolah merupakan keinginan putrinya.

"Artinya kita harus hormati hak anak, Pak Gub juga tanya mau ke mana dan anaknya pilih SMAN 3, harusnya hak anak kita lindungi. Pak Gubernur juga sudah mempersiapkan kalau anaknya enggak masuk, (pilih) ke sekolah swasta," ujar Dewi.

Berdasarkan website PPDB Disdik Jabar, Zahra kemungkinan besar lolos di SMA 3 lewat jalur perpindahan orangtua. Dia di posisi ke-15 dari kuota 17 orang. Zahra memiliki nilai UN rata-rata lebih dari 9, yaitu 38,5. Proses pendaftaran sudah ditutup 22 Juni lalu. Pengumuman resmi PPDB SMA/SMK Jabar akan dilakukan pada 29 Juni.
(mud/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed