detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 11:53 WIB

Imbau Warga Tak Aksi di MK, Kapolda Jabar: Jangan Mau Jadi Bumper

Deden Rahadian - detikNews
Imbau Warga Tak Aksi di MK, Kapolda Jabar: Jangan Mau Jadi Bumper Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Tasikmalaya - Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengimbau warganya tidak berangkat ke Jakarta untuk aksi unjuk rasa di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sidang putusan sengketa Pilpres 2019. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi aman dan kondusif di Jawa Barat.

"Masyarakat jangan mau dijadikan bumper siapapun, kita himbau agar masyarakat jawa barat tidak berangkat ke Jakarta saat putusan sengketa Pilpres 2019," kata Rudy saat menghadiri silaturahmi kebangsaan bersama ulama dari Jawa Barat dan Banten yang berlangsung di Gedung Islamic Center, Jalan Bojong Koneng, Tasikmalaya, Selasa (25/6/19).


Polri mengimbau semua pihak agar tak menggelar aksi massa pada 26-29 Juni 2019 di MK. MK akan mengumumkan putusan gugatan hasil pilpres pada Kamis 27 Juni.

Berkaitan hal tersebut, Rudy mengingatkan masyarakat Jawa Barat tidak pergi ke Jakarta untuk demonstrasi di MK. Lebih baik jaga Jawa Barat tetap aman, damai dan kondusif," tutur Rudy.

Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Syafe'i menyampaikan agar masyarakat menerima keputusan MK. Sebab, menurut dia, keputusan akhir merupakan hasil kesepakatan konstitusi yang wajib dihargai dan dihormati semua pihak serta elemen bangsa.

"Kami imbau sebagai bangsa yang beragama, memiliki kewajiban menghormati dan menerima hasil kesepakatan itu dengan damai," ucap Rachmat.




Lihat video H-2 Sidang Putusan MK, 13 Ribu Personel TNI-Polri Bersiaga:

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed