detikNews
Senin 24 Juni 2019, 16:50 WIB

Wakil Wali Kota Minta PNS Bandung Terapkan Kang Pisman di Rumah

Mochamad Solehudin - detikNews
Wakil Wali Kota Minta PNS Bandung Terapkan Kang Pisman di Rumah Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta PNS terapkan program Kang Pisman. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta seluruh ASN atau PNS di Kota Bandung untuk mengaplikasikan program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman). Hal itu dilakukan demi mengurangi produksi sampah di kota berjuluk Paris Van Java ini.

Kang Pisman merupakan salah satu program yang digulirkan Pemkot Bandung untuk mengurangi dampak buruk sampah yang diproduksi masyarakat. Melalui program tersebut diharapkan masyarakat semakin sadar, mau memilah sampah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir.


Berdasarkan data yang ada, produksi sampah di Kota Bandung setiap harinya mencapai 1.500 ton. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.300 ton diangkut ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Sarimukti, di Kabupaten Bandung Barat.

"Jika program ini dilakukan oleh 16 ribu ASN di Kota Bandung minimal di rumahnya sendiri, maka saya percaya masalah sampah dan banjir di Kota Bandung bisa ditangani," kata Yana di Bandung, Senin (24/6/2019).

Yana menyatakan, program Kang Pisman dirasa cukup efektif menyelesaikan masalah persampahan di Kota Bandung. Untuk itu perlu didukung semua pihak agar bisa menghadirkan Bandung bebas sampah ke depan.

"Sampah punya nilai ekonomis, baiknya diolah kembali. Sampah yang tidak punya nilai ekonomis baru dibuang ke TPA," ucapnya.


Bila program ini berhasil, kata dia, biaya pengelolaan sampah bisa dialihkan untuk kegiatan yang lebih produktif. Misalnya saja membangun gedung sekolah atau kegiatan lainnya.

"Biaya operasional sampah itu besar. Bukan tidak mungkin kita bisa membangun gedung sekolah, gratiskan biaya pendidikan bagi yang membutuhkan. Oleh karena itu, Bandung zero waste (bebas sampah) harus dikejar," katanya.


Selain urusan sampah, dia juga meminta para ASN untuk ikut membantu mengatasi banjir yang kerap menjadi masalah tiap tahunnya. Salah satu langkah yang mudah dilakukan adalah dengan membuat drumpori.

"Kalau bapak ibu (PNS) melakukannya di rumah masih-masing, air dari talang di rumah akan tertampung sekitar 200 liter," ujarnya.
(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed