detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 10:42 WIB

Round-Up

3 Sekawan Habisi Nyawa Pria Bertato 'Bandel' Gegara Knalpot Bising

Syahdan Alamsyah - detikNews
3 Sekawan Habisi Nyawa Pria Bertato Bandel Gegara Knalpot Bising Rekonstruksi pembunuhan pria bertato 'bandel' di Cianjur. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Cianjur - Abdullah Sobarudin alias Duduy (17), pria bertato 'Bandel', dibunuh tiga orang kenalannya, inisial A, SA dan F. Polres Cianjur menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis tersebut pada Rabu (19/6/2019). Para pelaku memperagakan 30 adegan yang akhirnya mengungkap motif kasus ini.

Menurut Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, bara dendam tiga sekawan itu bermula dari knalpot bising motor milik korban yang disebut kerap melintas di lokasi tongkrongan mereka. Pelaku dan korban ini tinggal satu kampung di Gegerbitung, Sukabumi, .

"Motifnya dendam, pelaku kerap melintas di kampung dengan knalpot bising. Para pelaku menganggap hal itu mengganggu, sampai akhirnya direncanakan pembunuhan terhadap korban," kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah kepada detikcom, Rabu (19/6).


Para pelaku lalu mengajak Duduy untuk mabuk obat, Sabtu (25/5) malam. Korban yang memang mengenali para pelaku menyetujui ajakan itu. Saat itu para pelaku sudah membekali diri dengan golok, pisau dan keling.

"Pelaku dan korban saling mengenal, para pelaku ini juga anggota salah satu geng. Korban diajak ke area perkebunan teh ini untuk mabuk obat keras, setelah korban mabuk baru dihabisi oleh para pelaku," ujar Soliyah.

Selain menghabisi nyawa Duduy, pelaku mengambil ponsel, dompet dan motor. Jasad korban ditinggal di tengah perkebunan teh hingga akhirnya ditemukan warga setempat pada keesokan harinya atau Minggu (26/5).

Korban Pertahankan Nyawa

Tidak mudah bagi SA, F dan A membunuh korbannya Abdullah Sobarudin alias Duduy warga Kampung Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Pria bertato itu memberikan perlawanan hingga tetes darah penghabisan sampai akhirnya tewas dihabisi ketiga pelaku.

Dendam Kesumat 3 Sekawan Habisi Nyawa Duduy Gegara KnalpotRekonstruksi pembunuhan pria bertato 'bandel' di Cianjur. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Saat rekonstruksi pelaku SA mengaku kesulitan meski membacok pisau ke arah tangan, begitu juga saat menusuk korban. "Saya tahu dia pegang jimat (azimat) isim, saya ambil dompetnya dan membuang isim namanya isim 'buhur'," kata SA kepada polisi.


Korban Duduy yang diperankan oleh anggota kepolisian saat itu tidak membawa dompet. KBO Reskrim Iptu F Sianipar kemudian meminjamkan dompetnya untuk keperluan rekonstruksi.

"Kau temukan isimnya, lalu kau buang?" tanya Sianipar kepada pelaku SA.

Menjawab pertanyaan itu SA hanya mengangguk. Setelah membuang isim ternyata bacokan dan tusukan tidak juga mempan menembus kulit tubuh korban. Akhirnya SA mengambil batu dan menghantamkan batu ke arah kepala korban.


Detik-detik korban tewas tergambar dalam proses rekonstruksi yang dilakukan Satreskrim Polres Cianjur, selain memiliki jimat (azimat) korban juga sempat memperagakan jurus dan mengaum layaknya macan meski hantaman batu diarahkan pelaku ke kepala korban.

"Sempet jiga kasurupan heula pak, kos maung ngalawan keneh nepika abdi ngajungkelkeun motor katukang (sempat seperti kesurupan dulu, seperti macan melawan sampai saya tersungkur menggulingkan motor ke belakang)," ucap SA kepada petugas kepolisian saat menjalani rekonstruksi, Rabu (19/6).


Diduga, tiga sekawan itu mengetahui ketangguhan Duduy. Sebelum menghabisi nyawa korban, mereka sengaja ke TKP yang sepi di area perkebunan teh, Kampung Tegalega, RT 4 RW 1, Desa Mekarwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Dalam kasus ini, pelaku A diketahui masih berusia 17 tahun, maka penanganan kepolisian sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Dua pelaku lainnya, yakni F dan SA, berusia 20 tahun, polisi menjeratnya dengan Pasal 340, 339, 338 dan 365 KUHPidana yang ancaman hukuman seumur hidup, hukuman mati atau maksimal 20 tahun penjara.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed