detikNews
Selasa 18 Juni 2019, 17:42 WIB

Bocah Disabilitas Dicabuli PNS, Dinsos Jabar: Kami Tanggung Jawab

Yudha Maulana - detikNews
Bocah Disabilitas Dicabuli PNS, Dinsos Jabar: Kami Tanggung Jawab Ilustrasi kasus pencabulan. (Foto: Luthfy Syahban)
Cimahi - Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat menyoroti kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (BRSPD). Kejadian itu diduga terjadi pada pertengahan Mei lalu atau saat Ramadan 2019.

SR merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dari Widyaiswara Madya dan menjadi pekerja sosial atau instruktur pelatihan tersebut berbuat cabul pada korbannya yang berusia 15 tahun. "Ada 100 klien (siswa disabilitas), sedangkan pekerja sosial hanya ada tujuh orang, kami kekurangan personel. Sehingga tidak seluruhnya terawasi," kata Plt Sekretaris Dinsos Jabar Barnas Adjidin di ruang kerjanya, Selasa (18/6/2019).


Barnas menjelaskan memang ada petugas yang piket dan berjaga, namun diakuinya hal itu masih kurang memadai. "Pengawasan sudah ada, tapi ini masih sulit. Kami masih mencari solusi, karena seharusnya di balai itu seharusnya aman," katanya.

Ia pun tak mengetahui secara pasti motif apa yang mendasari SR sehingga berbuat nekat. Pasalnya, ia baru mengetahui kasus ini setelah orang tua korban melaporkan ke Polres Cimahi, pekan lalu.

"Kami juga belum mendalami apa penyebabnya. Begitu kami dapat kabar ini, kami segera melaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti," ucap Barnas.

Menurut dia, pihaknya akan berbenah serta akan melakukan upaya pendekatan kepada korban dan keluarganya. Sebab, korban dan keluarganya masih merasa trauma.

"Kami bertanggung jawab terhadap korban, kami upayakan langkah supaya korban merasa nyaman. Nama baik keluarganya tidak tercemar, kami akan melakukan upaya kekeluargaan," tutur Barnas.


Oknum PNS, inisial SR, mengakui perbuatannya dan dituangkan ke dalam kertas bermaterai. Pernyataan itu akan dijadikan berkas pelengkap laporan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat.

"Saya tidak tahu apa sanksinya, tapi prediksi saya akan berat, kami masih menunggu keputusannya," kata Barnas.



Tonton video Caleg yang Cabuli Anak Kandung Akhirnya Dibekuk!:

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com