detikNews
Senin 17 Juni 2019, 13:50 WIB

Peminat SMK di Tasik dan Cimahi Membludak, Kuota Pendaftar per Hari Dibatasi

Yudha Maulana, Deden Rahadian - detikNews
Peminat SMK di Tasik dan Cimahi Membludak, Kuota Pendaftar per Hari Dibatasi Foto: Deden Rahadian
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Tasikmalaya - Peminat sejumlah SMK di Jawa Barat membludak. Aturan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) SMK yang tanpa zonasi, membuat orangtua memilih mendaftarkan anaknya ke sekolah kejuruan itu.

Seperti yang terpantau di SMK Negeri 2 Kota Tasikmalaya. Ratusan orang tua dan siswa antre berjam jam di lorong ruang aula demi mendapatkan formulir pendaftaran lebih awal.

Saat pintu aula dibuka, mereka langsung berebut masuk ruangan. Selain saling dorong, sejumlah siswa juga terjepit di tengah kerumunan. Banyaknya pendaftar membuat petugas keamanan kewalahan. Petugas harus mengusir pendaftar dengan menutup pintu masuk.

"Daftar buat anak dari jam 06.00 WIB lebih. Mau ambil jurusan otomotif," ujar Popon, salahseorang orangtua siswa.

Ironisnya di tengah membludaknya pendaftar, server penerimaan di provinsi alami keterlambatan hingga pelaksanaan PPDB molor satu jam dari jadwal semula.

"Iyah ini server lemot di provinsinya jadi agak molor dari jadwal," ungkap salah seorang guru.

Animo tinggi juga terjadi di SMKN 3 Cimahi. Panitia membatasi jumlah pendaftar hari pertama 300 orang.

Ketua Panitia PPDB SMKN 3 Cimahi Asep Suwarno mengatakan pembatasan itu untuk menghindari gangguan di server.

"Berkaca dari tahun kemarin, ada gangguan di server pusatnya, karena serentak mungkin, kalau di sini sekarang paling hanya loading awal saja yang agak lama, ke sananya lancar," kata Asep di ruang kerjanya.

Jika sistem pendaftaran lancar, ujar Asep, pihaknya akan menambah jumlah pendaftar setiap harinya. Apalagi pada hari pertama ini, jumlah pendaftar membludak.

"Mungkin sudah ada 400 pendaftar, pendaftar mendapatkan nomor urut, karena kita ujicoba hari pertama hanya 100 pendaftar, nomor 101 akan dilayani besok pagi," katanya.

Asep mengatakan, pihaknya membuka 581 kursi untuk tahun ajaran ini. Kursi tersebut akan dibagi ke lima jurusan di sana. Pada PPDB tahun lalu, ada 800 pendaftar, namun jika melihat jumlah pendaftar pada hari pertama, kemungkinan jumlah pendaftar akan meningkat tahun ini.

"Karena tidak ada sistem zonasi, jadinya peminat ke SMK membludak, kalau sekarang di sini 90 persennya masih dari daerah Cimahi, baru ada beberapa yang dari luar wilayah," katanya.

PPDB di SMKN 3 Cimahi akan ditutup pada 22 Juni mendatang. "Kami imbau agar orang tua memastikan minat dan bakat anaknya sebelum masuk ke SMK, agar proses didik bisa berjalan lancar," katanya.
(ern/ern)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed