detikNews
Minggu 16 Juni 2019, 14:49 WIB

Warga Hanoman Sukabumi Kaget Asap ke Luar dari Bawah Tiang Beton Listrik

Syahdan Alamsyah - detikNews
Warga Hanoman Sukabumi Kaget Asap ke Luar dari Bawah Tiang Beton Listrik Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Warga di Jalan Hanoman, Perumahan Villa Adiprima, Sukaraja dikagetkan dengan kemunculan asap dari bawah tiang beton penyangga kabel listrik. Selain asap, aspal dan tembok pinggiran jalan juga mengeluarkan hawa panas.

Informasi dihimpun, asap tebal yang keluar dari bawah beton sempat mengeluarkan bau hangus seperti hubungan pendek arus listrik, sebagian dari warga bahkan mengira asap itu berbau belerang. Petugas PLN sempat mendatangi lokasi dan memperbaiki kabel di atas tiang, namun setelah petugas PLN pergi lagi-lagi asap keluar dari balik aspal dan tanah selokan.

"Tadi pagi sempat ada petugas PLN datang, pakai alat naik ke atas betulin kabel. Saya kira masalah selesai, tapi ternyata asap tipis-tipis tetap keluar," kara Hamdan, warga yang berada di lokasi kepada detikcom, Minggu (16/6/2019).
Warga Hanoman Sukabumi Kaget Asap ke Luar dari Bawah Tiang Beton ListrikFoto: Syahdan Alamsyah

Beberapa warga terlihat menyentuh aspal dan tembokan yang berada dekat dengan selokan kecil tersebut karena penasaran.

"Awalnya sempat mengira panas dan asap itu karena tiang besi penanda jalan mengenai kabel atau apa di bawah. Tapi ternyata kata petugas PLN yang tadi datang bukan itu penyebabnya," lanjutnya.

Sementara itu Fajar, pemilik rumah yang berdekatan dengan lokasi tiang beton mengaku sempat terbangun sekitar pukul 02.00 WIB karena mencium bau belerang. Dia kemudian mencari asal bau dan menemukan kepulan asap keluar dari tiang listrik beton samping rumahnya.

"Baunya menyengat saya cek ternyata asalnya dari tiang beton di samping tembok rumah. Paginya saya lapor ke ketua RT dan RW, sudah ada petugas PLN yang periksa," ungkapnya.

Warga berharap sumber kepulan asap dan hawa panas itu segera ditemukan karena di sekitar lokasi banyak anak-anak kecil. "Mungkin sementara mau dipasang pagar atau pembatas, karena tadi juga banyak anak-anak yang penasaran dan memegangi tembokan yang mengeluarkan hawa panas," kata Jamal, warga lainnya.
(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed