DetikNews
Rabu 12 Juni 2019, 22:39 WIB

Peserta PPDB di Jabar Bisa Pakai Jalur Zonasi Kombinasi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Peserta PPDB di Jabar Bisa Pakai Jalur Zonasi Kombinasi Kadisdik Jabar Dewi Sartika (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Bandung - Pemprov Jabar menerapkan sistem zonasi kombinasi dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 tingkat SMA-SMK. Hal ini guna mengantisipasi calon peserta yang di dekat kediamannya tidak ada sekolah negeri.

"Situasi di Jawa Barat ini beragam dan memang di setiap kecamatan ada beberapa yang belum memiliki sekolah negeri. Oleh karena itu, kita membagi lagi dari yang sistem zonasi 90 persen," ucap Kadisdik Jabar Dewi Sartika usai simulasi pendaftaran PPDB di SMA Negeri 2 Bandung, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Rabu (12/6/2019).


PPDB di Jabar menggunakan 3 jalur yaitu jalur perpindahan, jalur prestasi dan jalur zonasi. Untuk jalur perpindahan orang tua dan jalur prestasi diberi kuota masing-masing 5 persen. Sementara zonasi diberi kuota 90 persen.

Sementara untuk jalur zonasi kombinasi ini termasuk di dalam kuota 90 persen jalur zonasi. Dewi menjelaskan dalam kuota 90 persen ini dibagi dua yaitu 20 persen untuk kuota peserta kategori Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dan 70 persen untuk yang mampu. Dari 70 persen ini, dibagi lagi untuk jalur zonasi kombinasi dengan kuota 15 persen.

"Ada 15 persen yang memperhitungkan tidak hanya jarak tapi ada jarak dan NHUN (Nilai Hasil Ujian Nasional)," kata Dewi.

"Nanti sistem yang menghitung. Jadi jalur kombinasi ini jarak kemudian hasil NHUN nanti bobotnya berapa, ketemu jumlahnya," kata Dewi menambahkan.


(dir/bbn)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed