DetikNews
Rabu 12 Juni 2019, 17:22 WIB

Kecam Tindakan Anarkis, Bupati Subang Ajak Warga Tak Terprovokasi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kecam Tindakan Anarkis, Bupati Subang Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi massa 22 Mei lalu di depan Gedung Bawaslu. (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Subang - Bupati Subang Ruhimat mengecam keras aksi anarkis yang berpotensi memecah belah kesatuan Indonesia. Ruhimat mengimbau warganya untuk tak terprovokasi ikut-ikutan bertindak anarkis.

"Saya menentang keras segala bentuk kerusuhan serta kekerasan yang bersifat untuk memecah belah persatuan bangsa," ucap Ruhimat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/6/2019).


Ruhimat meminta agar masyarakat Subang tak perlu meniru tindakan kerusuhan seperti saat penetapan hasil pemilu di Jakarta beberapa waktu lalu. Pihaknya menginginkan masyarakat Subang tetap kondusif dan damai.

"Saya mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi ajakan atau informasi apapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI," kat dia.

Penentangan itu juga didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang. MUI menilai adanya kericuhan dapat menghambat proses demokrasi.

"Hal itu (kerusuhan) justru akan menyebabkan terhambat proses demokrasi di Indonesia," kata Ketua MUI Subang KH Musa.


Sementara itu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Subang pun menilai kerusuhan disertai tindakan anarkis dapat memecah belah bangsa Indonesia.

"Ini dapat memecah belah bangsa dan terutama dapat merusak persatuan bangsa Indonesia," kata Ketua FKUB Subang Abdul Mugni.


Sederet Link Berita Dijadikan Bukti Kecurangan Pilpres 2019:

[Gambas:Video 20detik]


(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed