detikNews
Senin 10 Juni 2019, 21:51 WIB

Museum Kota Bandung Utang Rp 575 Juta ke Vendor Mural

Tri Ispranoto - detikNews
Museum Kota Bandung Utang Rp 575 Juta ke Vendor Mural Museum Kota Bandung (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Di tengah proyek pembangunan yang belum selesai 100 persen, keberadaan Museum Kota Bandung yang sudah beroperasi ini masih menyisakan masalah. Hingga kini pemerintah masih menyisakan utang hingga ratusan juta rupiah.

Salah satu vendor yang mengerjakan display grafis dan mural, Chafid Yoedawinata, hingga kini masih menunggu sisa pembayaran yang totalnya mencapai Rp 575 juta. Padahal pekerjaan sudah selesai sejak akhir Desember 2018.


Seharusnya ia mendapat total pembayaran Rp 906 juta, namun hingga kini baru Rp 331 juta yang diterima. "Janjinya pembayaran selalu mundur. Tidak ada perkembangan lagi sejak April 2019," ujar Chafid kepada wartawan, Senin (10/6/2019).

Chafid pertama kali mendapat pekerjaan tersebut pada Desember 2017. Tahap satu ia mengerjakan area dinding ruang pameran bangunan museum lama dan bangunan baru untuk diisi panel grafis berisi sejarah dan tokoh Kota Bandung. Museum tersebut berlokasi di Jalan Aceh.

Saat itu, Chafid mendapat batas waktu pekerjaan selama enam bulan. Dalam kurun waktu dua minggu ia mampu menuntaskan, seiring dengan rencana waktu dibukanya museum pada akhir 2017. Namun pembukaan museum ditunda karena ada vendor lain yang belum selesai.

Proyek Museum Kota Bandung Sisakan Utang Rp 575 JutaGedung Museum Kota Bandung yang berlokasi di Jalan Aceh. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Pada tahap satu ini sesuai perjanjian kontrak nilai proyek mencapai Rp 431 juta. Seharusnya uang tersebut dilunasi pada 14 Desember 2017, nyatanya baru dibayar Januari 2018 dan itu pun hanya Rp 181 juta.

"Sisanya dibilang besok, besok terus. Mundur terus. Padahal pembayaran di Januari juga sudah termasuk keluar dari kontrak. Sampai sekarang yang tahap satu itu belum dibayar," ucapnya.


Pada awal September 2018, Tim Museum Kota Bandung menawarkan pekerjaan baru dengan alasan agar pelunasan proyek sebelumnya bisa dibayar sekaligus. Pekerjaan tahap dua itu ialah pembuatan dinding display grafis dan pembuatan mural di lobi utama gedung lama senilai Rp 475 juta.

Menurutnya, tawaran itu sempat ditolak karena pembayaran tahap satu belum selesai. Namun uang muka tahap dua sebesar Rp 150 juta langsung ditransfer pada 5 September 2018. Akhirnya kontrak pekerjaan ditandatangani pada 14 September 2018.

Pekerjaan itu pun diselesaikan dalam waktu singkat karena permintaan museum akan dibuka pada akhir Desember 2018. Ia pun dijanjikan pelunasan pada November 2018. Lagi-lagi pelunasan mundur hingga April 2019 dengan alasan akan dibayar menggunakan dana APBD 2019.

Museum Kota Bandung Utang Rp 575 Juta ke Vendor MuralMuseum Kota Bandung (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Hingga kini pelunasan dua proyek yang dikerjakannya belum terpenuhi. Dari dua pekerjaan tersebut, Chafid mengungkapkan, masih ada sisa pembayaran Rp 575 juta yang belum diterima. Ia meminta pemerintah segera melunasi semua yang menjadi haknya.

"Saya, kami sudah capek terus menagih selama dua tahun. Kami berharap Pemkot Bandung ada perhatian pada persoalan yang kami hadapi ini," ujar Chafid.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed