DetikNews
Senin 27 Mei 2019, 14:16 WIB

3 Posko Kesehatan Hadir di Jalur Mudik Pantura Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
3 Posko Kesehatan Hadir di Jalur Mudik Pantura Cirebon Dinkes Cirebon dan BPJS Kesehatan berkoordinasi berkaitan pelayanan kesehatan selama arus mudik-balik Lebaran 2019. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - BPJS Kesehatan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon terkait pelayanan kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019. Dinkes mendirikan tiga pokso kesehatan di sepanjang jalur pantura Kota Cirebon.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK) Kota Cirebon Zulfikar menyebutkan posko kesehatan mudik Lebaran itu tersebar di Terminal Harjamukti, Gua Sunyaragi, dan pertigaan Kalijaga Kota Cirebon.

"Ada tiga posko kesehatan, terus satu pos utama di Public Safety Centre (PCS) 119 yang di depan RSUD Gunung Jati," ucap Zulfikar kepada awak media di kantor BPJS Kesehatan Cirebon, Kota Cirebon, Jabar, Senin (27/5/2019).


Ia menjelaskan selama arus mudik lebaran puskesmas dan rumah sakit di Kota Cirebon, khususnya yang berada di jalur mudik tetap beroperasi. "Ada 22 puskesmas dan 11 rumah sakit. Yang di dekat jalur mudik ada 3, RS Medimas, RS Putra Bahagia dan Ciremai," katanya.

Dinkes Kota Cirebon menyiagakan 43 dokter, 168 perawat, 59 pengemudi ambulans dan 30 anggota pramuka selama arus mudik. Zulfikar menyebutkan posko kesehatan di jalur mudik bakal beroperasi 24 jam.

Ia menambahkan angka kecelakaan di jalur pantura Kota Cirebon dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada tahun 2016, lanjut dia, kecelakaan di pantura Kota Cirebon mencapai 13 kejadian. Kemudian tahun 2017 angka kecelakaan mencapai 9 kejadian.

"Tahun 2018 itu meningkat, jumlah kecelakaan lalu lintas di pantura Kota Cirebon mencapai 28 kecelakaan. Selama tiga tahun itu tidak ada yang menyebabkan korban jiwa," ujar Zulfikar.

RS Non BPJS Bisa Layani Peserta BPJS

BPJS Kesehatan menjamin pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit akan tetap berjalan selama masa mudik Lebaran. Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BPJS Cirebon Ansharuddin mengatakan pelayanan kesehatan libur Lebaran itu dimulai sejak 29 Mei hingga 13 Juni 2019.

"Cirebon ini kan jalur mudik jadi harus siap kapan pun. Pelayanan ini tidak melihat domisili, semua bisa dilayani. Rumah sakit yang kerja sama mau pun yang tidak kerja sama dengan BPJS," ucap Ansharuddin.


Ansharuddin menjelaskan rumah sakit non BPJS atau yang tidak bekerjasama dengan BPJS bisa melayani peserta BPJS ketika terjadi kondisi yang darurat. Hal tersebut sesuai Perpres Nomor 82/2018 tentang jaminan kesehatan.

"Ya semisal ada kecelakaan di sekitar rumah sakit yang tak kerjasama dengan kita, korbannya darurat nah itu bisa dilayani. Kemudian, setelah kondisi pasien stabil, pasien dirujuk ke rumah sakit yang kerjasama dengan kita," katanya.

Ia menyebutkan selama libur lebaran kantor BPJS di wilayah Cirebon tetap melayani masyarakat pada tanggal 3,4 dan 7 Juni.

"Selain di kantor cabang, selama masa libur Lebaran kami juga membuka layanan khusus di rumah sakit melalui Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) rumah sakit. Pelayanan ini meliputi pendaftaran bayi baru lahir, perhitungan denda layanan, dan penanganan pengaduan di rumah sakit," tutur Ansharuddin.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed