detikNews
Senin 27 Mei 2019, 10:15 WIB

Nenek Enah Tewas karena Kebakaran yang Melanda Rumahnya

Yudha Maulana - detikNews
Nenek Enah Tewas karena Kebakaran yang Melanda Rumahnya Foto: Ilustrasi oleh : Edi Wahyono/detikcom
Bandung Barat - Nyawa Enah (65) tak tertolong saat api melalap rumahnya di Kampung Wareng, Desa Sukamulya, Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (27/5/2019) sekitar pukul 03.50 WIB.

Menurut keterangan saksi, Yopi Alamsyah (30), Kobaran api dan asap mengepul dari atap rumah permanen milik korban. Ketika itu, korban berada seorang diri di rumah yang memiliki dua kamar itu.

"Api muncul tepat dari langit-langit rumah Mak Enah, yang pertama kali melihat ada api itu anaknya, rumahnya anaknya berada di samping (rumah korban)," kata Yopi yang juga tetangga korban kepada detikcom, Senin (27/5/2019).

Dengan segera, kata Yopi, warga segera mendobrak pintu rumah milik Enah. Mereka berupaya melakukan evakuasi. "Awalnya warga menyangka Mak Enah sudah melarikan diri, tapi ternyata saat diperiksa lagi korban berada di balik kain," kata Yopi.

Setelah menemukan korban, warga pun segera membawa Enah ke kediaman anaknya. Namun setelah diperiksa oleh tenaga medis lokal, nyawa lansia tersebut tak terselamatkan lagi.

"Setelah diperiksa tenaga medis, kemungkinan Mak Enah meninggal karena menghirup asap di kamarnya, jadi bukan karena terbakar walau di bagian belakang bajunya terlihat bekas terbakar," kata Yopi.

Sementara itu, pemadam kebakaran tiba 15 menit atau sekitar pukul 04.05 dari pos Cililin. Menurut Yopi, setelah melakukan pengecekan bersama pemadam kebakaran bangunan rumah Enah tiga puluh persennya terlalap api.

"Saya melakukan kroscek kepada petugas dari Cililin, katanya 30 persen, setelah berbincang dengan petugas diduga karena korsleting, tapi anehnya listrik di rumah korban tidak mati," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Danramil Sindangkerta Kapten Inf Furqon membenarkan kejadian tersebut. Kendati begitu, ia belum bisa memastikan penyebab kebakaran. "Saat kejadian warga juga sempat memadamkan api sebisanya, sebelum petugas datang tak lama kemudian," ujarnya.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com