DetikNews
Jumat 24 Mei 2019, 19:57 WIB

Restoran Terbakar di Sukabumi, Pembeli Panik Berlarian

Syahdan Alamsyah - detikNews
Restoran Terbakar di Sukabumi, Pembeli Panik Berlarian Sebuah restoran terbakar di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Kebakaran melanda Restoran Raja Sambal di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sejumlah pembeli berlarian panik begitu api dari bagian dapur membesar dan menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar.

Api meludeskan sejumlah barang di dalam ruangan restoran berlantai tiga itu. Saat kejadian pegawai dan pengunjung berlarian panik berusaha menyelamatkan diri.

"Kejadian sekitar pukul 17.15 WIB jilatan api membesar hingga ke jalan, pembeli yang menunggu pesanan berebutan keluar karena panik. Tadi ada beberapa orang yang terjebak karena mau keluar terhalang api," kata Danis, warga di sekitar, kepada detikcom, Jumat (24/5/2019).

Ragil, salah seorang pegawai menyebut, api muncul saat dia memasak pesanan pembeli di penggorengan api langsung menyambar nyaris mengenai tubuhnya. Beberapa rekannya sempat refleks memadamkan api dengan menggunakan Alat Pemadam Ringan (Apar) yang tersedia namun api saat itu sudah kadung membesar.

"Api tiba-tiba menyambar ke atas, saya langsung berlari keluar. Beberapa teman sempat mencoba memadamkan pakai apar namun api sudah sulit dipadamkan," ujar Ragil.

Api berhasil padam setelah lima unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi. Polisi menutup jalan masuk dan keluar di sekitar tempat kejadian.

"Saat api menyala kondisi restoran sedang banyak pengunjung. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Ada beberapa pengunjung yang terjebak namun berhasil dievakuasi petugas," kata Wakapolresta Sukabumi Kompol Sulaeman Salim.

Menurut Sulaeman, sumber api diduga dari slang penyambung kompor gas yang bocor. Khawatir terjadi ledakan beberapa tabung gas di keluarkan dari area yang terbakar.

"Diduga api dari selang yang bocor, tadi beberapa tabung kita bawa keluar karena khawatir meledak. Alhamdulillah saat ini api sudah berhasil dipadamkan, tinggal pendinginan," ucap Sulaeman.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed