detikNews
Jumat 24 Mei 2019, 04:13 WIB

Muka, Kukang Jawa Selundupan Mati Ditembus Peluru Senapan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Bogor - Seekor kukang jawa bernama Muka tewas setelah mendapat perawatan selama empat bulan di Pusat Rehabilitasi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi (IAR) Indonesia di Ciapus, Bogor, Jawa Barat. Muka adalah satu dari 79 kukang selundupan yang berhasil diselamatkan Satreskrim Polres Majalengka dari pelaku perburuan liar awal tahun ini.


Saat dilakukan nekropsi (bedah bangkai) dokter IAR menemukan kondisi paru-paru hewan nokturnal itu mengalami peradangan yang sudah sangat parah akibat komplikasi infeksi saluran pernapasan akibat proyektil peluru senapan angin bersarang di antara rongga mata dan mulut.

"Kami mendapati kondisi paru-parunya mengalami keradangan sangat parah," ungkap Nur Purba, dokter hewan IAR Indonesia yang akrab dipanggil Purbo melalui rilis yang diterima detikcom, Kamis (23/5/2019).
Muka, Kukang Jawa Selundupan Mati Ditembus Peluru Senapan (subuh.....)Foto: Sudirman Wamad
Purbo menjelaskan radang paru-paru atau pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak akibat adanya benda asing di bagian tubuh hewan malang tersebut.

"Kami menduga kuat gangguan saluran pernapasan atas yang diderita Muka merupakan efek dari proyektil yang bersarang di dalam kepalanya. Walaupun kondisi Muka sempat berangsur membaik tapi karena ada proyektil yang bersarang di kepala hal ini terus mempengaruhi kesehatannya," katanya.

Menurut Purbo, tim dokter sudah berupaya mengeluarkan dua proyektil peluru senapan angin yang bersarang. Namun hanya satu yang berhasil diangkat yaitu pada bagian lengan. "Sementara peluru senapan angin pada bagian kepala dalam tidak berhasil dikeluarkan karena terletak di posisi yang sulit dan sangat beresiko," ucapnya.

Sementara itu Communication Officer IAR Indonesia Reza Septian mengatakan Muka adalah salah satu dari 79 yang diselamatkan dari aksi penyelundupan oleh pemburu liar.

"Tiga kukang akhirnya mati di Mapolres (sisa 76). Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan singkat terhadap 76 itu, 11 di antaranya dibawa ke Pusat Rehabilitasi (sisa 65). 65 ini sudah dilepasliarkan. Dari 11 ini akhirnya mati 3 (salah satunya Muka) dan sekarang di Pusat Rehabilitasi kami ada 8," jelas Reza.

Reza mengatakan saat dievakuasi oleh IAR dan kepolisian kondisi puluhan ekor kukang itu sangat memprihatinkan. Kukang disimpan dalam boks kecil, kekurangan gizi dan dehidrasi.

"Mereka dimasukkan ke dalam boks buah yang berisi 79 kukang jawa saat itu tertulis tujuan Pelabuhan Tanjung Perak dan akan diteruskan ke Shanghai Port China," ujar Reza.
(sya/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com