DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 16:51 WIB

Aniaya 2 Korban, Habib Bahar: Saya Marah Istri Dibawa-bawa

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Aniaya 2 Korban, Habib Bahar: Saya Marah Istri Dibawa-bawa Sidang Habib Bahar yang digelar PN Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Habib Bahar bin Smith menyesal menganiaya Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. Bahar mengaku melakukan itu lantaran tak terima korban membawa-bawa istrinya.

Bahar mengetahui Zaki dan Cahya membawa-bawa nama istrinya saat berlakon bak 'Habib Bahar' di Bali. Dia diberitahu oleh Amir, warga Bali yang bertemu Cahya dan Zaki.

"Benar atau tidak diakui istri itu masalah harga diri. Dia (korban) bilang tidak pernah mengakui Kak Fadrun sebagai istri dia di Bali. Tapi menurut Amir, dia mengaku-ngakui istri saya. Karena enggak ngaku, akhirnya saya bawa ke lapangan," ucap Bahar saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis (23/5/2019).


Bahar menyebut hal itulah yang menjadi poin utama ia menganiaya kedua korban. Bahar marah saat istrinya dibawa-bawa ke dalam aksi penipuan yang dilakukan oleh korban di Bali.

"Saya marah mereka mengaku-ngakui istri saya. Yang mulia, yang mengaku sebagai saya banyak, yang menipu orang banyak. Banyak yang menipu disuruh Habib Bahar, bahkan ratusan juta. Tapi yang bikin saya marah adalah ketika dia membawa nama istri saya, dan mengakui istri saya agar orang-orang yakin itu saya," tutur Bahar.

"Yang saya permasalahkan dia bilang Fadrun istri saya, istri dia. Padahal enggak usah lah ngomong begitu. Saya kesal, ketika saya tanya dia tidak mengakui. Padahal kalau dia mengakui, dia tidak akan apa-apa," kata Bahar menambahkan.


Bahar juga menjawab hal sama ketika ditanya jaksa terkait alasannya menganiaya dua korban. Bahar menyebut alasannya lantaran korban membawa-bawa nama istrinya.

"Saya orang yang menghormati perempuan. Bagi yang tidak menghormati, sama juga tidak menghormati ibu. Saya jaga harga diri istri saya yang menjaga keturunan saya sebagai cucu ke-31 dari Nabi Muhammad," kata Bahar.
(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed