DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 14:25 WIB

Antrean Truk di TPA Sarimukti Hambat Pengangkutan Sampah Warga KBB

Yudha Maulana - detikNews
Antrean Truk di TPA Sarimukti Hambat Pengangkutan Sampah Warga KBB Iringan truk sampah di area TPA Sarimukti. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Padatnya antrean kendaraan di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat pelayanan kebersihan atau pengangkutan sampah warga KBB terhambat. Kepala UPT Kebersihan KBB Rudi Huntadi mengatakan antrean kendaraan disebabkan sulitnya medan yang ditempuh. Sebab, jalanan cenderung berlumpur sehingga ban truk menjadi selip.

"Satu minggu ke belakang ada antrean (truk sampah), berdampak pada kinerja, terlebih saat turun hujan," ujar Kepala UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat, Rudi Huntadi saat ditemui di Ngamprah, KBB, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019).

Akibatnya, ujar Rudi, pengangkutan sampah yang misalnya dua hingga tiga ritase per hari, hanya bisa satu ritase per hari jika terjadi antrean panjang. Ia mengatakan TPA tersebut dijadikan pembuangan sampah dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung dan Kota Cimahi.

"Antrean truk itu bisa 2 sampai 4 jam, ini melelahkan. Kalau sopir ingin cepat-cepat memindahkan sampah bisa bentrok sama sopir lain yang lagi mengantre juga," katanya.

Rudi berharap keadaan tersebut bisa segera tertangani. Pasalnya, saat Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri akan terjadi peningkatan volume sampah yang signifikan.

"Di awal Ramadhan dari 4 ritase jadi 5 ritase. Terus penambahan dari 48 meter kubik jadi 60 meter kubik," katanya.

Menurutnya, beberapa wilayah yang jadi perhatian yaitu Padalarang, Lembang, Parongpong dan Batujajar. Biasanya per hari pihaknya mengangkut hingga 150 ton sampah.

"Diperkirakan untuk malam takbiran sampah mencapai 50 meter kubik persegi, kita tetap akan siagakan 10 unit truk sampah dan 50 personel," ucap Rudi.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed