DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 11:53 WIB

GT Kalihurip Utama Resmi Beroperasi, Kendaraan Terjebak Macet

Dian Firmansyah - detikNews
GT Kalihurip Utama Resmi Beroperasi, Kendaraan Terjebak Macet Kemacetan panjang di GT Kalihurip Utama. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)
Purwakarta - Antrean panjang kendaraan terjadi di sekitar pintu masuk GT Kalihurip Utama dari arah Bandung menuju Jakarta. Hari ini GT Kalihurip Utama resmi beroperasi. Kendaraan terjebak kemacetan hingga berjam-jam.

Hal ini dikatakan oleh salah satu pengendara yang terjebak dalam antrean tersebut. "Ada satu jam kita antre gini," ujar Dadan yang berangkat dari Bandung menuju Karawang saat ditemui di GT Kalihurip Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (23/05/2019) siang.

Dadan beserta istrinya mengeluhkan antrean dan kemacetan kendaraan tersebut. "Kira-kira 7 sampai 8 kilo panjangnya ini macet. Kita udah kepanasan," ucapnya.

Kondisi serupa diungkapkan pengendara lainnya, Ari. "Iya nih malah jadi kayak gini (macet), biasanya lancar dari gerbang Tol Cikampek," ujar Ari.


GT Kalihurip Utama ini merupakan gerbang penggantian atau pemindahan transaksi di GT Cikarang Utama di Bekasi. Para pengendara yang melintas dari arah Bandung melakukan transaksi pembayaran tol di lokasi ini, sedangkan di GT Cikarang Utama ditiadakan.

Pihak Jasa Marga selaku pengelola tengah mengebut pengerjaan pembangunan gerbang tol ini. Selain gerbang utama terdapat 14 gardu, pengelola menyediakan 10 gardu satelit sebagai tambahannya. Pemindahan gerbang ini bertujuan mengurangi beban kemacetan di Tol Cikampek.

GT Kalihurip Utama Resmi Beroperasi, Kendaraan Terjebak MacetKemacetan panjang di GT Kalihurip Utama. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)
Pantauan di lokasi, antrean kendaraan itu didominasi truk. General Manager Tol Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman menjelaskan setiap hari Kamis volume kendaraan truk selalu tinggi. Hal ini berkaitan dengan aktivitas antar jemput barang ke perusahaan.

"Pada awal pengoperasian memang padat. Sempat terjadi kepadatan dari arah Cikampek mau pun ke arah Jakarta, untuk itu kita lakukan langkah-langkah pengaturan gardu," ujar Raddy di area GT Kalihurip Utama.

Untuk mengurai kepadatan ini, pihaknya mengambil langkah-langkah cepat. Seperti membuka gerbang multi dan menggunakan mobile reader untuk membantu proses transaksi.

Raddy membeberkan penyebab alotnya transaksi di gerbang yang jadi pantauannya itu. Salah satunya karena saldo e-Toll yang kurang.

"Selain karena kendaraan truknya luar biasa, pengendara itu banyak saldonya yang kurang dan kita tahu kalau saldonya kurang membuat transaksi jadi lama. Jadi harus top up dulu dan lain sebagainya, itu membuat jadi antrean," tutur Raddy.

(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed