DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 09:25 WIB

Istri dari 5 Orang yang Ditangkap di Garut Bantah Suaminya Terduga Teroris

Dadang Hermansyah - detikNews
Istri dari 5 Orang yang Ditangkap di Garut Bantah Suaminya Terduga Teroris Foto: Dadang Hermansyah
Ciamis - Salah seorang pria berinisial S (42) dari 5 pria yang ditangkap di jalur Limbangan, Garut, diduga teroris adalah warga Kabupaten Ciamis. Pihak keluarga mengaku kaget dan membantah bahwa S terduga teroris. S hanya seorang pedagang kelapa dan bumbu masakan di pasar.

Hal tersebut dijelaskan oleh Dora Gumilawati, isteri S, saat ditemui di rumahnya, Jalan RD Okas Bratakusumah, Karang, Kelurahan Ciamis.

Dora menjelaskan keberangkatan suaminya ke Jakarta bersama empat rekannya bermaksud untuk mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta.

Empat rekannya yang ikut berangkat, J adalah adik iparnya, B dan Y rekannya dari Cikoneng, Ciamis dan AH dari Banjar. Saat berangkat menggunakan mobil milik Dora, bekal yang dibawa hanya air mineral satu dus, kurma dan pakaian.

"Saya kaget, tahu kabar ini dari kakak di Tasikmalaya, dari pemberitaan di media. Fotonya dikirim. terakhir ada kabar ditelepon sebelum ditangkap, katanya mau pulang lagi gak jadi karena kan macet, tapi disangkanya mau kabur," ujar Dora.

Dora tak menyangka suaminya dituduh terduga teroris. Padahal kesehariannya hanya mengurus anak, usaha kelapa dan bumbu dapur di Pasar. Bahkan ia juga menjadi pelatih Muay Thai di Ciamis.

"Kaget diduga teroris seperti gimana gitu kan. Teroris itu pembunuh pikiran saya mah kan. Kami hanya tukang kelapa," ucapnya.

Menurut Dora, suaminya asal dari Padang, namun sudah lama tinggal di Ciamis. Sedangkan Dora merupakan warga Tasikmalaya. Keduanya menjalankan usaha dan hidup di Ciamis sekitar 7 tahun.

Menurut Dora, suaminya ke Jakarta bermaksud untuk mengikuti aksi 22 Mei. Bukan kali ini saja ikut aksi, pada aksi 212 sebelumnya juga ikut menjadi peserta.

"Dulu waktu aksi 212 di Jakarta juga ikut, bahkan kami sekeluarga berangkat sama anak-anak, sebelum ada bayi," katanya.

Ia berharap polisi segera melepas suaminya. "Mudah-mudahan mah tidak ada apa-apa," ungkap ibu 5 anak ini.

Sementara itu, Ketua RT 04 Ismail Suangga membenarkan bahwa ada warganya yang ditangkap di Garut atas dugaan terduga teroris . Hal itu sudah dikonfirmasi kepada pihak keluarga dan melihat dari foto di beberapa berita online.

"Benar itu warga di sini, rumahnya di sini, tapi bukan disebut teroris. Tidak menyangka. Kesehariannya seperti biasa warga lainnya, berbaur dengan masyarakat. aktif di pasar jualan bumbu padang. Mendapat informasi ini jadi saya kaget. Aktif di pengajian masyarakat, tidak tertutup," jelas Ismail saat ditemui di rumahnya yang tak jauh dari rumah Dora, Kamis (23/5/2019).

Bahkan sebelumnya, Jama'ah Ansharusyariah memberikan klarifikasi mengenai pernyataan Polri soal dugaan keterlibatan anggotanya yang disebut terkait dengan teroris. Mereka menyatakan lima orang yang ditangkap tersebut sama sekali tidak terkait dengan kelompok teroris manapun.

"Jamaah Ansharusyariah memastikan bahwa kelima orang yang ditangkap tersebut bukan teroris dan tidak pernah terkait dengan periswa terorisme apapun di Indonesia. Periswa penangkapan terjadi dalam perjalanan mereka menuju Jakarta guna mengikuti kegiatan buka puasa bersama," ujar juru bicara Jamaah Ansharusyariah, Abdul Rahim Baasyir dalam hak jawabnya kepada detikcom, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, Polisi mengamankan lima orang terduga teroris di Jalur Limbangan-Malangbong, Garut. Lima terduga teroris itu diamankan dalam satu mobil minibus warna hitam bernomor polisi Z 16782 WY.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan penangkapan terjadi Selasa (21/5/2019) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

"Petugas kami, bersama jajaran Kodim 0611/Garut tengah melakukan operasi pengamanan di wilayah tersebut. Ada informasi terkait adanya kelompok teroris yang masuk wilayah kita kemudian kita kejar," ujar Budi kepada wartawan di Pertigaan Salamanja, Kadungora, Selasa malam.



Tonton juga video Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan ISIS di Bogor:

[Gambas:Video 20detik]


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed