DetikNews
Rabu 22 Mei 2019, 13:27 WIB

Pabrik Kertas Pindo Deli Janji Tak Buang Sampah ke Lahan Warga

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Pabrik Kertas Pindo Deli Janji Tak Buang Sampah ke Lahan Warga Sampah plastik impor yang dijadikan bahan baku PT Pindo Deli III menumpuk di jalanan/Foto: Luthfiana Awaluddin
Karawang - Manajemen Pindo Deli 3 mengaku lalai dan bakal membenahi pengelolaan limbah mereka. Pabrik kertas anak usaha Sinar Mas itu berkomitmen menghentikan pembuangan limbah ke sungai dan segera mengangkut sampah impor yang tercecer di lahan warga Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan.

"Kami memang mendatangkan sampah dari beberapa negara. Terdapat sampah dari Amerika. Tapi kami jamin itu bukan limbah beracun dan berbahaya," kata Adil Teguh Deputi Manajer Pindo Deli Pulp and Paper Mills melalui sambungan telepon kepada detikcom, Rabu (22/5/2019).

Ribuan ton sampah impor itu, kata Adil adalah bahan baku brown paper atau kertas cokelat. Terdiri dari plastik, kaleng,kardus dan kertas koran. Sisa sampah yang tak terpakai, kemudian dikelola oleh warga sekitar selaku pihak ketiga. "Kami waktu itu berupaya mengakomodir pemberdayaan masyarakat sekitar," tutur dia.

Adil bercerita, awalnya menyerahkan pengelolaan sisa sampah ke warga di sekitar pabrik karena sampah itu punya nilai ekonomi. Ia pun tak menyangka jika sampah - sampah itu berpotensi mencemari sungai Cibeet. "Karena vendor (masyarakat) menjualnya ke pengepul," tutur dia.

Namun, lambat laun, sampah itu menumpuk. Sejumlah kalangan termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang khawatir tumpukan sampah itu akan mencemari Sungai Cibeet dan terbawa ke laut. "Kami sampai ditegur keras dan diminta menghentikan sementara produksi dan diberi waktu membenahi semuanya," kata Adil.

Meski sampah impor mereka tidak beracun, namun, kata Adil harus dimusnahkan laiknya limbah B3. Alhasil, ia bakal menyerahkan sisa sampah bahan pembuat kertas cokelat itu ke vendor yang cakap. "Kami tarik sisa sampah itu ke dalam pabrik dan membayar vendor yang kompeten untuk memusnahkan sampah itu," kata Adil.

Adil menegaskan, Pindo Deli 3 bakal lebih memperhatikan dampak lingkungan di sekitar pabrik mereka. Adil juga berjanji bakal mengoperasikan pabrik dengan ramah lingkungan.

"Kita janji benahi semuanya lah. Lagian perusahaan mana yang tidak mau ramah lingkungan. Produk kita ini 90 persen ekspor. Di pasar Internasional, masalah lingkungan itu diperhatikan betul, kalau lingkungan pabrik dinilai jelek, produk kita sulit masuk ke pasar internasional," tutur dia.

PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills, memiliki tiga pabrik di Kabupaten Karawang. Yang pertama bernama Pindo Deli 1. Berlokasi di Jalan Prof Dr Ir Soetami Nomor 88 di Kelurahan Adiarsa, Kecamatan Teluk Jambe, pabrik itu didirikan pada 1976, dengan lahan seluas 45 hektare. Saat ini, sudah mendapat peringkat Proper hijau.

Satu pabrik lagi berlokasi di Desa Kuta Mekar BTB 6-9, Kecamatan Klari. Pabrik tersebut dinamakan Pindo Deli 2. Berdiri di atas lahan seluas 450 hektare, pabrik itu sudah mendapat Proper Blue.

Pindo Deli 3 adalah yang termuda. Pada November 2014, anak usaha Sinar Mas mengakuisisi PT Esa Kertas Nusantara. Sejak itu, pabrik yang terletak di Kampung Pasir Pendeuy, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, ini diambil alih oleh Pindo Deli dan dinamai Pindo Deli 3.

"Pindo Deli 3 sedang berjuang untuk ramah lingkungan.Tapi perlu waktu," kata Adil.

Adil mengakui banyak tantangan membenahi pabrik warisan Esa Kertas itu. Teknologi dan infrastruktur pabrik yang cukup jadul membuat pihaknya harus kerja keras membuat pabrik itu lebih ramah lingkungan.

"Lebih mudah membangun di lahan kosong daripada merehab bangunan yang sudah ada. Pasti perlu waktu untuk tambal sana - sini. Yang jelas kita berkomitmen mengejar standard seperti pindo 1 dan pindo 2," pungkas Adil.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed