detikNews
Rabu 22 Mei 2019, 04:28 WIB

Cegah Massa ke Jakarta, TNI-Polri Razia Kendaraan di Perbatasan Karawang-Bekasi

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Cegah Massa ke Jakarta, TNI-Polri Razia Kendaraan di Perbatasan Karawang-Bekasi Foto: Luthfiana Awaluddin
Karawang - Petugas gabungan TNI-Polri melakukan razia besar-besaran di perbatasan Karawang-Bekasi. Selama 24 jam penuh, petugas melakukan sweeping setiap kendaraan dan orang yang menuju Jakarta.

Razia dipimpin oleh Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra dan Dandim 0604 Karawang Letkol Infanteri Endang Sumardi.

"Operasi ini dilakukan 24 jam. Untuk menindaklanjuti informasi jika ada masyarakat Karawang yang mau ke Jakarta," kata Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra saat ditemui di Jalan Tanjungpura - Bekasi, di sela operasi penyekatan, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Nuredy menuturkan operasi ini dilakukan sejak Selasa sore hingga Rabu (22/5/2019) petang. Sebanyak 100 personel gabungan TNI/Polri disiagakan di tepi jalan. Mereka menepikan setiap kendaraan dan memeriksa pengemudi, penumpang dan setiap kendaraan.

"Kami tanyai semuanya (pengemudi) maksud keberangkatan mereka menuju arah ibu kota. Sejauh ini kami tidak temukan rombongan massa yang sempat diinformasikan bergerak ke Jakarta," ujarnya.
Cegah Massa ke Jakarta, TNI-Polri Razia Kendaraan di Perbatasan Karawang-BekasiFoto: Luthfiana Awaluddin

"Namun yang berangkat secara probadi, menggunakan motor, mobil pribadi, itu di luar pantauan kita," Nuredy menambahkan.

Dandim 0604 Karawang, Letkol Infanteri Endang Sumardi menuturkan, razia ini dilakukan secara berantai dan simultan. Menurut dia, setidaknya ribuan kendaraan sudah diperiksa sejak Selasa petang.

"Kami tidak menemukan pengerahan massa atau konvoi kendaraan rombongan aksi 22 Mei. Adapun rombongan yang berangkat tercecer, itu di luar kuasa kami," kata Endang.

Sebelumnya Elyasa Budianto, Ketua Relawan Prabowo - Sandi menuturkan bakal menggerakkan massa pada aksi 22 Mei. Menargetkan 1500 orang massa, keberangkatan diatur tidak mencolok. Massa berangkat sendiri - sendiri dan tidak menggunakan pakaian mencolok."Untuk mengantisipasi sweeping petugas," kata Elyasa.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed